- Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Seyed Mojtaba Khamenei menegaskan program nuklir dan rudal merupakan aset nasional yang wajib dipertahankan.
- Pernyataan tersebut disampaikan pada 30 April 2026 di Iran sebagai bentuk perlawanan atas tekanan Barat terhadap kedaulatan negara.
- Iran menyatakan kehadiran militer Amerika Serikat di Teluk Persia sebagai sumber instabilitas dan menolak segala bentuk dominasi asing.
"Orang luar yang datang dari ribuan kilometer jauhnya dengan niat serakah tidak memiliki tempat di sini kecuali di dasar perairannya," tegas Khamenei.
Iran meyakini strategi pertahanannya akan melahirkan tatanan regional dan global yang baru.
Sejarah Panjang Perlawanan Bangsa Persia
Hari Nasional Teluk Persia diperingati untuk mengenang keberhasilan Iran mengusir Portugis dan membebaskan Selat Hormuz berabad-abad lalu.
Iran juga menempatkan Revolusi Islam 1979 sebagai tonggak penting dalam mengakhiri dominasi kekuatan asing di kawasan.
Teheran menegaskan tidak akan menyerahkan pencapaian teknologinya, sekalipun menghadapi ancaman perang.
Selain itu, Iran menilai kerangka hukum dan pengelolaan baru Selat Hormuz akan memberikan manfaat ekonomi bagi negara-negara di kawasan.
Berita Terkait
-
Iran Tutup Selat Hormuz dan Siapkan Senjata Rahasia untuk Hadapi Blokade Amerika Serikat
-
Ketua Parlemen Iran Ejek Ancaman Donald Trump Soal Ledakan Sumur Minyak
-
IRGC Hancurkan Kapal Perang Amerika Jika Donald Trump Nekat Serang Infrastruktur Vital Iran
-
Mojtaba Khamenei Bersumpah Pertahankan Nuklir Iran
-
Mojtaba Khamenei Muncul, Deklarasikan Kemenangan Atas AS Serta Penguasaan Penuh Jalur Selat Hormuz
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Prabowo Teken Perpres 27: Aplikator Cuma Boleh Potong 8 Persen, Ojol Berhak 92 Persen Pendapatan
-
Aung San Suu Kyi Pindah ke Tahanan Rumah Saat Krisis Politik Myanmar
-
May Day 2026 di DPR: Massa Diwarnai Ibu-Ibu Bawa Anak, Ikut Suarakan Nasib Lahan Tergusur
-
Jejak Sejarah Unhas, Kampus Pertama di Indonesia yang Kelola Dapur Makan Bergizi Gratis
-
Demo May Day di DPR: Lalu Lintas Palmerah Ramai Lancar, Belum Terlihat Pergerakan Massa Buruh
-
Soal Calon Pimpinan KPK: MK Putuskan Tak Perlu Mundur dari Jabatan
-
Masa Depan Kalian di Dasar Laut! Iran Ancam 'Tendang' Militer AS dari Timur Tengah
-
Buruh Kompak di Era Prabowo, Jumhur Puji Peran Krusial Sufmi Dasco Ahmad
-
Inggris Naikkan Level Bahaya Terorisme Usai Penusukan Orang Yahudi di Golders Green
-
Momen Tak Terduga di May Day 2026: Usai Pidato, Prabowo Lepas Baju dan Lempar ke Buruh