Upaya pengembangan perguruan tinggi di Makassar juga ditandai dengan inisiatif Yayasan Balai Perguruan Tinggi Sawerigading yang berkeinginan mendirikan Fakultas Kedokteran. Rencana ini terealisasi setelah tercapai kesepakatan antara pihak yayasan dengan Kementerian Pendidikan, Pengajaran, dan Kebudayaan, sebagaimana diputuskan dalam rapat Dewan Menteri pada 22 Oktober 1953. Dari keputusan tersebut, dibentuklah panitia persiapan untuk mendirikan Fakultas Kedokteran di Makassar.
Perkembangan selanjutnya terlihat pada bidang teknik. Tekad masyarakat Sulawesi Selatan untuk memiliki tenaga ahli di bidang teknik membuahkan hasil ketika Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia mengeluarkan Surat Keputusan Nomor 88130/S tertanggal 8 September 1960 mengenai pendirian Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin. Fakultas ini dipimpin oleh Ir. J. Pongrekun sebagai ketua dan Ir. Ramli Cambari Saka sebagai sekretaris, dengan tiga jurusan awal yaitu Teknik Sipil, Mesin, dan Perkapalan. Pada tahun 1963, fakultas ini semakin lengkap dengan dibukanya jurusan Elektronika dan Arsitektur.
Di bidang ilmu humaniora, cikal bakal Fakultas Sastra bermula dari program Kursus B.1 Paedagogik, Sastra Timur, dan Sastra Barat yang dialihkan ke Universitas Hasanuddin pada 2 November 1959. Fakultas Sastra kemudian resmi berdiri berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan, Pengajaran, dan Kebudayaan pada 3 November 1960.
Tidak lama setelah itu, tepatnya pada 1 Februari 1961, didirikan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik sebagai fakultas keenam di lingkungan universitas. Pada tahun 1963, dibentuk pula panitia pendirian Fakultas Kedokteran Hewan dan Peternakan di Makassar sebagai bagian dari perluasan bidang keilmuan.
Perkembangan institusi pendidikan kesehatan juga terus berlanjut. Pendidikan Dokter Gigi mulai dirintis pada 23 Januari 1969 melalui kerja sama antara Universitas Hasanuddin dan TNI Angkatan Laut. Inisiatif ini melibatkan tokoh-tokoh seperti Laksamana Mursalim Dg Mamanggun, Rektor Unhas Letkol Dr. M. Natsir Said, serta drg. Halima Dg Sikati.
Pada awalnya, institusi ini bernama Institut Kedokteran Gigi Yos Sudarso. Kemudian pada tahun 1970, institusi tersebut menjadi bagian dari Universitas Hasanuddin sebagai Jurusan Kedokteran Gigi, dan akhirnya berkembang menjadi Fakultas Kedokteran Gigi pada tahun 1983.
Selanjutnya, Fakultas Kesehatan Masyarakat didirikan pada 5 November 1982. Pada awalnya, fakultas ini menerima mahasiswa lulusan Diploma Tiga bidang kesehatan. Seiring perkembangan waktu, sejak tahun 1987 fakultas ini mulai menerima lulusan sekolah menengah atas. Fakultas Kesehatan Masyarakat menjadi fakultas ke-11 di lingkungan Universitas Hasanuddin, menandai semakin luasnya cakupan pendidikan yang ditawarkan oleh universitas ini.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Baca Juga: Pratama Arhan dan Inka Andestha Makin Go Public, Kali Ini di Acara Wisuda
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Rp14,15 Triliun Uang Mengalir ke Sulsel, Daerah Mana Paling Banyak Terima?
-
Cara Mengatasi Masalah Baterai Cepat Habis di HP Android, Mudah Dilakukan
-
Viva Milk Cleanser Ada Berapa Macam? Cek Varian dan Fungsi Masing-Masing
-
Pre-Order Samsung Galaxy Fold8 Pakai Kartu Debit BRI, Dapatkan Potongan Hingga Rp4 Juta!
-
Muktamar NU Jadi Momentum Gus Ipul dan Gus Kikin Gaungkan Gerakan "Kembali ke Muasis"
-
Sante' Kaffe FUGO Hotel Banjarmasin Beri Diskon Spesial, Pengguna Brimo Wajib Tahu!
-
Anwar Sadad Mangkir dari Pemeriksaan KPK Terkait Kasus Hibah Pokmas Jatim
-
Pemerintah Pusat Tolak Wacana Pajak Mobil Listrik DKI, Kemenperin Minta Industri Jangan Dibebani
-
Roy Suryo Ajukan Praperadilan Keempat, Gugat Pencekalan di Kasus Dugaan Ijazah Jokowi
-
Timnas Indonesia Bakal Duel Lawan Vietnam, John Herdman: Ujian yang Sangat Berat!