-
Polisi Austria menangkap tersangka penyabotase makanan bayi bermerek HiPP dengan racun tikus.
-
Motif utama pelaku adalah melakukan pemerasan terhadap perusahaan melalui ancaman kontaminasi produk.
-
Sebanyak lima botol makanan bayi terkontaminasi berhasil disita sebelum dikonsumsi oleh publik.
Badan Kesehatan dan Keamanan Pangan Austria menjelaskan bahwa racun tikus mengandung bromadiolone yang berfungsi sebagai zat antikoagulan atau pengencer darah.
Zat kimia ini bekerja dengan cara menghambat proses pembekuan darah secara alami di dalam tubuh mahluk hidup yang mengonsumsinya.
Efek samping yang mungkin muncul akibat paparan zat ini meliputi pendarahan pada area gusi, hidung, hingga munculnya memar pada kulit.
Gejala keracunan tersebut biasanya baru akan terlihat secara klinis dalam rentang waktu dua hingga lima hari setelah terjadi kontak atau tertelan.
"Penarikan tersebut bukan karena adanya cacat produk atau kualitas dari pihak kami," jelas HiPP untuk memberikan jaminan kepada para orang tua.
Kejadian ini bermula saat seorang pembeli melaporkan adanya kejanggalan pada kemasan makanan bayi yang baru saja ia beli di supermarket pada 18 April lalu.
Kantor Kejaksaan Negeri Burgenland kini memproses tersangka dengan dakwaan melakukan tindakan yang secara sengaja membahayakan keselamatan publik secara luas.
Hingga saat ini, laporan ahli mengenai tingkat toksisitas spesifik dari racun yang ditemukan dalam botol bayi tersebut masih menunggu hasil uji laboratorium.
Meski tersangka sudah ditangkap, pengawasan terhadap produk makanan bayi di rak-rak ritel tetap diperketat untuk menjamin kepercayaan konsumen kembali pulih.
Baca Juga: Dunia Ramai-ramai Tolak Bantu AS Serang Iran
Polisi memastikan bahwa sejauh ini tidak ada laporan mengenai bayi atau warga yang mengalami gangguan kesehatan akibat mengonsumsi produk yang disabotase.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah
-
Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG
-
Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG
-
Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus
-
Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!
-
Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan
-
KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka
-
Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata
-
Direksi Baru BEI Langsung Temui DPR, Reformasi Pasar Modal dan Integritas Jadi Prioritas