News / Internasional
Senin, 04 Mei 2026 | 18:30 WIB
Ilustrasi - Kapal perang Amerika Serikat Meledak.
Baca 10 detik
  • Iran mengklaim menyerang kapal perang Amerika Serikat dengan dua rudal balistik di dekat Selat Hormuz pada Senin (4/5/2026).
  • Pihak Amerika Serikat secara tegas membantah klaim serangan tersebut meskipun ketegangan militer terus meningkat di wilayah perairan strategis itu.
  • Blokade Iran terhadap Selat Hormuz menyebabkan harga minyak dunia melonjak drastis hingga lima puluh persen dan mengganggu perdagangan global.

Harga minyak dilaporkan melonjak hingga 50 persen atau lebih, memicu kekhawatiran inflasi di kota-kota besar dunia, termasuk di Indonesia.

Misi 'Project Freedom' dan Intervensi Donald Trump

Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump meluncurkan apa yang disebut sebagai Project Freedom.

Rencana ini dirancang untuk 'membebaskan' kapal-kapal komersial yang terjebak di jalur perairan vital tersebut karena konflik AS-Israel dengan Iran.

Trump berjanji AS akan memandu keluar kapal-kapal yang terdampar, yang kini mulai kehabisan bahan makanan dan pasokan medis.

Melalui unggahan di situs Truth Social militer, Trump menyatakan tekadnya untuk bertindak mulai Senin pagi guna membantu perusahaan dan negara-negara yang terdampak.

"Kami telah memberi tahu negara-negara ini, bahwa kami akan memandu kapal-kapal mereka dengan aman keluar dari jalur perairan terlarang ini, sehingga mereka dapat dengan bebas dan mampu melanjutkan bisnis mereka," tulis Trump.

Load More