- Tembok kantin SDN Tebet Barat 08 Pagi Jakarta Selatan roboh akibat faktor usia bangunan pada Senin malam.
- Pihak sekolah menerapkan sistem pembelajaran jarak jauh guna menjamin keamanan siswa selama proses pembersihan puing berlangsung.
- Insiden robohnya tembok sepanjang 40 meter tersebut dipastikan tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka pada warga sekitar.
Suara.com - Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di SDN Tebet Barat 08 Pagi, Jakarta Selatan, dialihkan sementara ke sistem daring atau Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Keputusan ini diambil menyusul ambruknya tembok bangunan di area kantin sekolah pada Senin (4/5/2026) malam.
Kasatgas BPBD Jakarta Selatan, Sukendar, menjelaskan bahwa insiden terjadi sekitar pukul 22.00 WIB.
Berdasarkan hasil pengecekan di lokasi, faktor usia bangunan yang sudah tua sejak tahun 2015 serta terkikisnya material oleh air menjadi penyebab utama robohnya tembok sepanjang 40 meter tersebut.
"Faktor usia bangunan material yang sudah tua dan lapuk, serta usia bangunan sejak tahun 2015," ujar Sukendar saat dikonfirmasi, Selasa (5/5/2026).
Kerusakan fisik ini berdampak pada lima petak bangunan di bagian kantin.
Meskipun demikian, pihak BPBD dan otoritas terkait memastikan tidak ada korban jiwa maupun warga yang terluka, mengingat peristiwa terjadi saat tidak ada aktivitas di lingkungan sekolah.
Kepala SDN Tebet Barat 08 Pagi, Daryono, menegaskan bahwa penerapan sistem belajar daring merupakan langkah prioritas untuk menjamin keamanan dan keselamatan para siswa.
"Ya karena memang untuk keamanan kan harus diutamakan. Jadi anak-anak hari ini dilaksanakan tetap KBM, tapi PJJ ya, daring," jelas Daryono.
Daryono menambahkan, sekolah akan dipulihkan untuk pembelajaran tatap muka segera setelah seluruh puing bangunan dibersihkan dan struktur bangunan yang tersisa dinyatakan aman oleh pihak berwenang.
Baca Juga: Jakarta Dikepung Banjir, Pramono Anung Ungkap Penyebabnya Bukan Cuma Hujan Deras
Saat ini, tim gabungan dari BPBD dan Kelurahan Tebet Barat masih bersiaga di lokasi untuk melakukan penanganan darurat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan
-
Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak