Sedikitnya 26 orang tewas dan lebih dari 80 lainnya luka-luka akibat gelombang serangan drone serta rudal Rusia di berbagai wilayah Ukraina, hanya beberapa jam sebelum gencatan senjata yang diumumkan Kiev mulai berlaku. [Istimewa]
Baca 10 detik
- Rusia meluncurkan serangan drone dan rudal ke berbagai wilayah Ukraina, menewaskan 26 orang serta merusak infrastruktur energi nasional.
- Serangan besar terjadi di kota strategis Ukraina sesaat sebelum rencana gencatan senjata dua hari yang diumumkan Rusia dimulai.
- Ukraina merespons dengan serangan balasan ke wilayah Rusia, menyebabkan korban jiwa serta kebakaran pada kilang minyak di Leningrad.
Namun Kiev merespons skeptis dan menilai langkah itu hanya simbolis.
Angkatan Udara Ukraina menyatakan Rusia telah meluncurkan 11 rudal balistik dan 164 drone sejak Senin malam.
Sebagian besar berhasil dicegat, tetapi sedikitnya 14 lokasi tetap terkena dampak serangan.
Di sisi lain, Ukraina juga meningkatkan serangan balasan ke wilayah Rusia.
Otoritas Rusia melaporkan dua orang tewas dan 32 luka-luka akibat serangan drone Ukraina di Republik Chuvashia.
Serangan Ukraina lainnya memicu kebakaran di kilang minyak besar Kirishinefteorgsintez di wilayah Leningrad, salah satu fasilitas pengolahan minyak terbesar Rusia.
Pemerintah Rusia menyebut tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Komentar
Berita Terkait
-
Minyak Mentah Rusia Segera Masuk RI, Bahlil Pastikan Stok BBM Nasional Aman
-
Temui Menlu Iran, Putin Sebut Siap Mediasi Konflik di Timur Tengah
-
Kedubes Rusia Sampaikan Duka atas Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
-
Ukraina Tuduh Israel Bantu Perdagangan Gandum Curian Rusia
-
Terima Pesan dari Mojtaba Khamenei, Sikap Vladimir Putin Bisa Bikin AS Was-was
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara