- Banjir setinggi 60 sentimeter di Kembangan, Jakarta Barat, dimanfaatkan warga sebagai peluang usaha jasa angkut gerobak bagi pengendara.
- Operator gerobak berhasil memperoleh pendapatan hingga Rp800 ribu setelah melayani penyeberangan motor dan pejalan kaki selama tiga jam.
- BPBD DKI Jakarta melaporkan 115 RT terendam banjir akibat hujan deras pada Selasa, 5 Mei 2026, yang menyebabkan 118 warga dievakuasi.
Suara.com - Banjir setinggi sekitar 60 sentimeter di Jalan Kembangan Raya, Kembangan Selatan, Jakarta Barat, dimanfaatkan warga sebagai peluang usaha dadakan.
Jasa angkut menggunakan gerobak dilaporkan mampu meraup hingga Rp800 ribu dalam waktu sekitar tiga jam.
Salah satu operator gerobak, Agus, mengatakan dirinya mulai beroperasi sejak pukul 07.00 WIB hingga 10.30 WIB dan telah mengangkut puluhan kendaraan serta pejalan kaki.
"Sekarang udah ada Rp800 ribu-an, dari tadi jam 07.00 WIB," kata Agus di lokasi, Selasa (5/5/2026).
Ia menjelaskan, tarif yang dikenakan sebesar Rp20 ribu untuk satu sepeda motor atau orang yang ingin menyeberang ke area kering di Jalan Outer Ring Road arah Cengkareng.
Menurut Agus ada sekitar lima gerobak yang biasa beroperasi saat banjir.
"Emang ciri khas warga Kembangan ini," ungkapnya.
Banjir juga menyebabkan kemacetan parah di kawasan tersebut. Sejumlah kendaraan yang nekat menerobos genangan dilaporkan mogok dan menumpuk di pinggir jalan.
115 RT Terdampak
Baca Juga: Bantah Sengaja Lawan Arus, Kadispenad Sebut Mobil Dinas TNI Berpelat 1-45 Terjebak Macet
Sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat hingga Selasa (5/5/2026) pagi sebanyak 115 RT di Jakarta terendam banjir.
Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, mengatakan genangan terjadi akibat hujan deras yang menyebabkan luapan sejumlah sungai.
"Terdapat 115 RT dan 4 ruas jalan tergenang," ujarnya.
BPBD mencatat wilayah terdampak meliputi 78 RT di Jakarta Selatan, 22 RT di Jakarta Timur, dan 15 RT di Jakarta Barat, dengan ketinggian air bervariasi antara 15 sentimeter hingga 2,4 meter.
Akibat banjir tersebut, sedikitnya 118 warga telah dievakuasi ke tempat pengungsian. Pemerintah mengimbau masyarakat tetap waspada dan menghubungi layanan darurat jika membutuhkan bantuan. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Bandingkan Dirinya dengan Febrie, Nadiem Makarim Curhat Langsung Diborgol Saat Ditahan
-
Ketimpangan Sumsel Makin Rendah, Tapi Jurang Pengeluaran Kota dan Desa Masih Terasa
-
26 Ribu Pekerja Baru di Jawa Timur: Pengangguran Menyusut, Sektor Pertanian Jadi Penyelamat
-
Kejati Lampung Pulihkan Rp1,14 Triliun Uang Negara, Ada Tumpukan Dolar dan Emas
-
Tak Melulu Malioboro, 5 Hidden Gem Jogja yang Wajib Masuk Wishlistmu
-
Besaran Dana PIP 2026 untuk Siswa SD, SMP, dan SMA, Ada yang Dapat Rp1,8 Juta!
-
92 Ribu Warga Jatim Lepas dari Kemiskinan, Apa Rahasianya?
-
Strategi Mitsubishi Fuso Jamin Operasional Truk Tanpa Henti di GIIAS 2026
-
Dari Hobi Saat Pandemi, Raditya Dika Kini Jadi Duta Marvel Hero Rush TCG
-
Viral Video Demo Ternyata Rekaman Lama, Pemerintah Buru Penyebar Hoaks