Ilustrasi Hantavirus. Para ahli kesehatan memperingatkan bahwa baik CDC maupun WHO mungkin akan menghadapi kerugian akibat kurangnya kerja sama antara kedua organisasi tersebut. [Suara.com]
Baca 10 detik
- Penarikan diri Amerika Serikat dari WHO berisiko menghambat efektivitas respons negara tersebut terhadap potensi wabah virus hantavirus.
- Pemerintah Amerika Serikat kehilangan akses langsung ke data pengawasan penting serta kerja sama teknis dari organisasi WHO.
- Para ahli khawatir bahwa hilangnya kolaborasi antara CDC dan WHO akan menurunkan kecepatan pertukaran informasi penanganan wabah.
AS beralih dari salah satu donor utama organisasi tersebut menjadi menghentikan semua pendanaan ke WHO, menarik staf dari kantornya, dan memutuskan partisipasi dalam komite dan kelompok kerjanya.
Para ahli juga khawatir bahwa WHO tidak dapat memanfaatkan sumber daya dan keahlian CDC untuk menanggapi wabah tersebut, kata NBC.
Tanggapan terhadap ancaman global lebih efektif ketika pemerintah AS terlibat, kata Psaki, bahkan ketika banyak aktor dengan kapasitas dan kemauan untuk menahan ancaman tersebut terlibat.
Evakuasi dari kapal yang membawa penumpang yang terinfeksi virus dapat dimulai paling cepat hari Senin, dengan 150 penumpang masih berada di atas kapal.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati
-
Peringati Usia ke-80, Persit Kartika Chandra Kirana Mantapkan Pengabdian Dalam Berkarya
-
Indonesia Darurat Kekerasan Anak? MPR Soroti Celah Sistem Perlindungan Anak
-
Polisi Bongkar Gudang Penadah HP Curian di Bekasi, 225 iPhone dan Android Disita
-
Yuk Liburan ke Surabaya! Jelajahi Panggung Budaya Terbesar Tahun Ini di Perayaan HJKS ke-733