- Persit Kartika Chandra Kirana merayakan hari jadi ke-80 di Balai Kartini, Jakarta, pada Kamis, 7 Mei 2026.
- Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menegaskan peran strategis organisasi dalam mendukung tugas TNI AD serta pengabdian masyarakat.
- Peringatan ini diisi dengan pemberian penghargaan, peluncuran buku sejarah, serta penyaluran bantuan sosial bagi keluarga prajurit terdampak.
Persit KCK bukan hanya sebagai wujud organisasi, namun keberadaannya juga berperan aktif dalam berbagai bidang.
Di antaranya bidang sosial yaitu wujud kepedulian nyata Persit Kartika Chandra Kirana berhasilgalang dana kemanusiaan untuk korban bencana alam.
Dalam waktu singkat kurun waktu tiga hari periode 4 desember – 6 desember 2025 perolehan dana berhasil terkumpul sebesar Rp7.594.536.755,-.
Sebagai bentuk empati dan solidaritas kepada sesama dana disalurkan kepada para korban bencana alam yang terdampak di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Yayasan Kartika Asih di bawah naungan Persit Kartika Chandra Kirana, kembali meneguhkan komitmen kepedulian sosialnya melalui penyaluran dana bantuan dan santunan yang ditujukan khusus kepada anak yatim serta para warakawuri (istri purnawirawan/ prajurit yang telah gugur.
Program santunan kali ini difokuskan kepada pemberian dukungan finansial dan kebutuhan pokok guna meringankan beban ekonomi keluarga.
Bantuan yang disalurkan meliputi bantuan dana pendidikan sebesar Rp2.937.950.000 kepada 8.229 putra dan putri dari kalangan tamtama, bintara, PNS Gol I dan II serta pemberian tali asih kepada 1.687 warakawuri senilai Rp4.581.000.000,-.
Bidang Kesehatan, kesehatan anggota dan keluarga menjadi fondasi utama dalam mendukung kesiapan tugas prajurit.
Menyadari hal tersebut, Persit KCK secara proaktif meluncurkan program prioritas kesehatan yang berfokus pada
deteksi dini kanker payudara serta pengelolaan risiko diabetes bagi anggota dan anak-anak.
Baca Juga: Bantah Sengaja Lawan Arus, Kadispenad Sebut Mobil Dinas TNI Berpelat 1-45 Terjebak Macet
Mengingat tingginya tingkat ancaman kanker payudara dan diabetes di lingkungan keluarga prajurit, Persit KCK menekankan pentingnya kesadaran preventif melalui metode SADARI (Periksa Payudara Sendiri) dan SADANIS
(Periksa Payudara Klinis).
Program ini meliputi sosialisasi massa tentang edukasi gizi keluarga, gerakan hidup sehat dan screening gula darah.
Di usia ke-80 tahun, Persit Kartika Chandra Kirana dinilai telah memasuki fase kematangan organisasi. Karena itu, momentum peringatan HUT kali ini diharapkan semakin memperkuat komitmen Persit KCK sebagai organisasi yang modern, solid, adaptif, namun tetap berakar pada nilai-nilai pengabdian.
Dengan semangat kebersamaan dan pengabdian yang terus terjaga, Persit Kartika Chandra Kirana diharapkan mampu terus menjadi mitra strategis TNI AD dalam mendukung ketahanan keluarga prajurit sekaligus berkontribusi aktif bagi kemajuan masyarakat, bangsa, dan negara.
Berita Terkait
-
Bantah Sengaja Lawan Arus, Kadispenad Sebut Mobil Dinas TNI Berpelat 1-45 Terjebak Macet
-
Geger Anggota TNI Rusak Warung di Kemayoran, Ternyata Ini Pemicu di Baliknya
-
Pengeroyok Anggota TNI di Stasiun Depok Ternyata Mabuk, Satu Pelaku Masih Buron!
-
Viral! Oknum TNI AD Diduga Teror Warga di Malang, Bawa Parang dan Terekam CCTV
-
TNI AD Bangun 300 Jembatan dalam 3 Bulan, KSAD Laporkan Langsung ke Prabowo
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Tragis di Negeri Rantau, PMI Asal Aceh dan Bayinya Tewas Diduga Dibunuh di Malaysia
-
Iran vs Barat: Skema Asuransi Selat Hormuz Bisa Lumpuhkan Perdagangan Dunia
-
Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah
-
Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!
-
KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!