News / Nasional
Selasa, 05 Mei 2026 | 16:08 WIB
Viral sebuah mobil dinas TNI nekat melawan arah di kawasan Jalan Denpasar Raya menuju Jalan Prof. Dr. Satrio, Jakarta Selatan. [Suara.com/Instagram]
Baca 10 detik
  • Kadispenad Brigjen Donny Pramono mengklarifikasi video viral mobil dinas TNI pelat 1-45 yang diduga melawan arah di Jakarta.
  • Kondisi kemacetan parah dan cuaca hujan lebat membuat kendaraan tersebut terjebak dan sulit bermanuver di jalan raya.
  • TNI AD berkomitmen melakukan pendalaman dan akan menindak tegas anggota jika terbukti melanggar aturan lalu lintas yang berlaku.

Suara.com - Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad), Brigadir Jenderal Donny Pramono, memberikan penjelasan terkait video viral sebuah mobil dinas TNI yang diduga melawan arah di kawasan Jalan Denpasar Raya menuju Jalan Prof. Dr. Satrio, Jakarta Selatan.

Kendaraan tersebut diketahui menggunakan pelat nomor dinas 1-45.

Donny menjelaskan bahwa pada saat kejadian, kondisi lalu lintas di wilayah tersebut tengah mengalami kemacetan parah yang diperburuk oleh cuaca hujan lebat.

Menurutnya, posisi mobil dinas tersebut berada dalam situasi yang sulit untuk bermanuver.

"Kendaraan dinas yang terekam dalam video berada dalam posisi terjebak di tengah kemacetan dan ruang gerak yang terbatas, baik untuk maju maupun mundur," ujar Donny kepada wartawan, Selasa (5/5/2026).

Lebih lanjut, Donny menilai potongan video yang beredar di media sosial tidak memberikan gambaran peristiwa secara utuh.

Ia berpendapat bahwa narasi yang berkembang dapat menimbulkan persepsi negatif masyarakat terhadap institusi TNI.

"Potongan video yang beredar hanya menampilkan sebagian situasi, sehingga menimbulkan persepsi seolah-olah kendaraan dinas tersebut menjadi penyebab utama kemacetan," katanya.

Dalam keterangannya, Kadispenad juga menduga adanya upaya provokasi dari pihak yang merekam kejadian terhadap pengemudi mobil dinas tersebut.

Baca Juga: Putus Rantai Tawuran, Pemkot Jaksel Bangun Gelanggang Olahraga di Manggarai

Meski demikian, ia menegaskan bahwa pihaknya tetap berkomitmen menjaga disiplin prajurit di jalan raya.

Donny memastikan akan melakukan pendalaman lebih lanjut terhadap insiden ini. Tindakan tegas, kata dia, akan diberikan apabila ditemukan bukti otentik adanya pelanggaran prosedur operasional atau aturan lalu lintas yang dilakukan oleh anggotanya.

"Apabila dalam pendalaman ditemukan adanya pelanggaran, tentu akan ditangani sesuai ketentuan yang berlaku," pungkasnya.

Load More