-
Hantavirus memiliki tingkat penularan yang jauh lebih rendah dan sulit dibandingkan virus Covid-19.
-
Pasien dari kapal MV Hondius telah diisolasi secara ketat di Leiden University Medical Centre.
-
Tim medis Belanda memastikan kesiapan fasilitas kesehatan dalam menangani potensi penyebaran virus tersebut.
Unit khusus di Leiden sudah sangat berpengalaman dalam menghadapi berbagai kasus penyakit menular berbahaya dari luar negeri.
Sejumlah tempat tidur tambahan telah disiagakan sebagai langkah mitigasi jika terjadi lonjakan kru atau penumpang yang bergejala.
Veldkamp menyatakan: "Dan ada beberapa rumah sakit di Belanda yang bisa melakukan hal ini, sehingga kita bisa membagi sedikit bebannya."
Koordinasi antar-rumah sakit di Belanda memastikan tidak akan terjadi penumpukan pasien di satu fasilitas kesehatan saja.
Langkah ini diambil untuk menjaga kualitas pelayanan medis tetap optimal bagi setiap warga dan pendatang.
Kabar mengenai Hantavirus mencuat setelah ditemukan kasus infeksi pada awak atau penumpang di kapal pesiar MV Hondius yang sedang berlayar.
Hantavirus umumnya menyebar melalui kontak dengan tikus, namun dalam kasus langka, transmisi antarmanusia dapat terjadi dalam lingkungan tertutup.
Pemerintah Belanda segera mengambil tindakan evakuasi medis untuk mencegah penyebaran di daratan Eropa.
Baca Juga: Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan
-
Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim
-
Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!
-
Gudang Sekolah di Penjaringan Terbakar, 70 Petugas Dikerahkan
-
Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal