- Pemerintah AS merilis dokumen rahasia sistem Presidential Unsealing and Reporting System mengenai penampakan UFO di Kazakhstan pada tahun 1994.
- Pilot Tajik Air Ed Rhodes melaporkan objek bercahaya dengan manuver tidak lazim selama 40 menit di wilayah udara Kazakhstan.
- Pemerintah AS mendokumentasikan laporan tersebut pada Februari 2026 tanpa memberikan kesimpulan resmi mengenai asal-usul objek misterius yang terlihat.
Kedutaan Besar AS sempat menduga objek tersebut hanyalah meteor yang memantul di atmosfer bumi.
Namun Rhodes menolak teori itu karena dirinya dan kru lain memiliki pengalaman panjang melihat meteor maupun sampah antariksa saat terbang untuk maskapai Pan Am.
“Berdasarkan kecepatan dan kemampuan manuvernya, objek itu tampak berasal dari luar bumi dan dikendalikan secara cerdas,” tulis laporan tersebut mengutip pandangan Rhodes dan awak pesawat seperti dikutip dari The Times of Central Asia.
Meski begitu, pemerintah Amerika Serikat tidak memberikan kesimpulan resmi atas insiden tersebut. Dalam catatan penutup dokumen, pihak pemerintah menegaskan laporan itu hanya dicatat tanpa memastikan kebenarannya.
“Kami tidak memiliki pendapat dan hanya melaporkan informasi di atas sebagaimana adanya,” bunyi dokumen tersebut.
Rilis arsip ini kembali memicu perhatian publik terhadap sejarah laporan UFO di kawasan Asia Tengah.
Pada era Uni Soviet, fenomena udara anomali memang pernah diteliti melalui program rahasia militer dan akademi sains Soviet.
Selain Kazakhstan, laporan penampakan objek misterius juga pernah muncul di Uzbekistan hingga Turkmenistan, meski sebagian besar belum pernah diverifikasi secara resmi.
Baca Juga: Dokumen UFO AS Bongkar Dugaan Kebohongan Rusia 25 Tahun Lalu, Apa Itu?
Berita Terkait
-
Dokumen UFO AS Bongkar Dugaan Kebohongan Rusia 25 Tahun Lalu, Apa Itu?
-
Rudal Iran yang Dipakai Serang Kapal Amerika Ternyata Bertuliskan Pesan Ini
-
Analis Intelijen Barat Puji Iran Tetap Kokoh Meski Selat Hormuz Digempur AS
-
Respon Iran Atas Tawaran Damai AS Masih Misteri, Tenggat Waktu Marco Rubio Habis
-
AS Terbangkan Pesawat Charter Jemput Belasan Penumpang Kapal Pesiar Hantavirus
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Identik dengan Gajah, Analis Bongkar Alasan Jokowi Pilih Lampung Jadi Target Safari Politik
-
Kedok Game Keluarga! Disney Timezone di Jakarta Ternyata Sarang Judi Beromzet Rp2,1 Miliar Sebulan
-
Guntur Romli Sebut Safari Politik Jokowi Demi Gibran di 2029
-
3 Peserta Latsarmil Meninggal, KSP Dudung: Belum Ada Kelalaian, Mungkin Faktor Penyakit
-
Refocusing MBG Prioritaskan Kelompok Rentan, Ribuan Dapur Terancam Mubazir
-
Cerita di Balik Longsor Petamburan: Delapan Hari Sebelum Ambrol, Warga Sudah Rasakan Tanda Bahaya
-
Golkar Santai Lihat Jokowi Safari Politik Bareng PSI ke Lampung: Beliau Orang Merdeka
-
Polisi Bongkar Bisnis Ilegal Airgun di Tanjung Priok, Pria 28 Tahun Ditangkap
-
Aplikasi Hot 51 Dibongkar, Isinya Judi Online dan Live Streaming Pornografi
-
TransJakarta Hapus Dua Rute Sekaligus, 25 Armada Dialihkan demi Persingkat Waktu Tunggu