- Warga RT 02/RW 03, Tebet, Jakarta Selatan menginisiasi pengolahan sampah organik dapur menggunakan metode Teba Modern sejak Januari 2026.
- Program ini bertujuan mengurangi beban sampah organik rumah tangga di TPA Bantar Gebang melalui sistem pengelolaan mandiri warga.
- Pengurus RT menyediakan wadah khusus dan mengolah sampah organik menjadi pupuk sebagai upaya menciptakan lingkungan yang lebih bersih.
“Target kami zero percent sampah dapur keluar dari lingkungan rumah,” tegasnya.
Program ini juga mendapat pendampingan dari Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Selatan. Warga berharap pemerintah dapat membantu penyediaan alat pencacah sampah agar proses penguraian daun dan limbah organik semakin optimal.
Jika berjalan sesuai rencana, warga diperkirakan dapat memanen pupuk organik hasil olahan sampah dalam 12 bulan ke depan. Pupuk tersebut nantinya akan dibagikan kembali kepada warga untuk kebutuhan bercocok tanam.
“Kami berharap nanti hasilnya bisa kembali ke warga dalam bentuk pupuk. Jadi sampah yang mereka setor kembali lagi jadi sesuatu yang bermanfaat,” kata Erik.
Ketua RT 02, Nur Hidayati, mengatakan manfaat paling terasa dari program ini adalah berkurangnya bau sampah di lingkungan serta lebih ringannya beban petugas pengangkut sampah karena hanya mengangkut sampah residu.
Melalui gerakan sederhana dari lingkungan rumah tangga, warga RT 02 Komplek Gudang Peluru menunjukkan bahwa persoalan sampah perkotaan bisa diatasi mulai dari dapur sendiri.
Reporter: Tsabita Aulia
Berita Terkait
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?
-
Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN
-
Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua
-
Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying
-
Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen
-
DWP Kemensos Gaungkan Kampanye Anti Bullying Remaja Berkarakter dan Berempati di SRMA 13 Bekasi
-
Alarm Demoralisasi Jaksa: PAM SDO Kejagung Diminta Tak Asal 'Sikat' Tanpa Bukti
-
Pakar Sebut Parpol Pamer Kesetiaan ke Prabowo Cuma Kedok: Haus Kekuasaan Demi Modal Finansial
-
Misteri 'Kamar Khusus' dan Keterlibatan Pendukung Ashari dalam Kasus Kekerasan Seksual Santri Pati
-
Cuaca Buruk Hantui Piala Dunia 2026: Panas Terik, Badai Petir Hingga Kualitas Udara Buruk