- Indonesia memiliki 405.000 personel militer aktif, menempatkan negara tersebut di urutan ke-15 dunia per April 2026.
- China memimpin kekuatan militer global dengan 2 juta personel aktif, menciptakan celah signifikan dibandingkan negara lainnya.
- Indonesia menempati peringkat ke-13 kekuatan militer dunia berdasarkan penilaian Global Firepower 2026 dengan skor 0.2582.
Suara.com - Dinamika geopolitik global yang terus berubah membuat setiap negara berlomba-lomba memperkuat pertahanannya.
Meski teknologi militer makin canggih dengan kehadiran drone dan kecerdasan buatan, jumlah personel aktif tetap menjadi fondasi utama atau "boots on the ground" yang menentukan kesiapan tempur sebuah bangsa.
Berdasarkan data terbaru hingga April 2026, jumlah personel militer aktif di seluruh dunia menunjukkan angka yang cukup kontras antar negara besar.
Memahami peta kekuatan ini bukan sekadar soal angka, melainkan gambaran bagaimana sebuah negara memprioritaskan keamanan kedaulatannya di tengah ketidakpastian global.
Jumlah personel aktif Indonesia peringkat berapa?
Dalam jajaran negara dengan militer terbesar, posisi Indonesia ternyata cukup diperhitungkan di level internasional.
Berdasarkan data Global Fire Power, Indonesia menempati urutan ke-15 dunia dengan jumlah personel aktif mencapai 405.000 orang.
Angka ini merupakan bagian dari total sumber daya manusia pertahanan Indonesia yang mencapai lebih dari 1 juta orang jika menggabungkan personel cadangan sebanyak 401.000 dan personel paramiliter sekitar 250.000 orang.
Dengan total populasi lebih dari 281 juta jiwa, Indonesia memiliki ketersediaan tenaga kerja militer yang sangat besar, di mana sekitar 114,5 juta warganya dikategorikan fit untuk menjalankan tugas militer.
Baca Juga: Soroti Kematian Anak dan Warga Sipil di Dogiyai, Mahasiswa Papua Ajukan 19 Tuntutan ke Pemerintah
Negara posisi empat teratas
Jika kita melihat posisi puncak, terdapat celah atau gap yang sangat signifikan antara Indonesia dengan empat besar kekuatan militer dunia.
China memimpin di urutan pertama dengan total 2 juta personel aktif, yang berarti kekuatannya hampir lima kali lipat dibandingkan jumlah personel aktif Indonesia.
Di posisi kedua, India menyusul dengan 1,4 juta personel, diikuti oleh Amerika Serikat dan Rusia yang masing-masing menyiagakan sekitar 1,3 juta personel aktif.
Gap yang besar ini menunjukkan betapa masifnya skala mobilisasi kekuatan yang dimiliki oleh negara-negara adidaya tersebut dibandingkan dengan negara berkembang seperti Indonesia.
Berikut adalah daftar 20 negara dengan jumlah personel militer aktif terbesar di dunia berdasarkan data per April 2026:
Berita Terkait
-
Soroti Kematian Anak dan Warga Sipil di Dogiyai, Mahasiswa Papua Ajukan 19 Tuntutan ke Pemerintah
-
Andrie Yunus Tolak Hadiri Sidang Kasus Penyiraman Air Keras
-
Andrie Yunus Tolak Bersaksi di Sidang Militer, KontraS: Kasus Air Keras Itu Pidana Umum!
-
KontraS Kritik Hakim Pengadilan Militer yang Ancam Pidanakan Saksi Korban Andrie Yunus
-
Yusril Ingatkan Hakim Militer di Kasus Andrie Yunus: Jangan Sekadar Formalitas
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Muncul 4 Kasus Hantavirus di Jakarta, Dinkes Beberkan Sumber Penularannya
-
Kemendagri Siap Kawal Percepatan Pembangunan PSEL di Daerah
-
Sekjen Kemendagri Minta Pemda Atasi Kenaikan Harga Komoditas Cabai Merah
-
Penjelasan Resmi Dukcapil Soal Gaduh Larangan Serahkan KTP Saat Check-in Hotel
-
Gudang di Kalideres Meledak Beruntun, Diduga Dipenuhi Bahan Kimia dan Gas
-
BGN Wajibkan SPPG Tambah Penerima Manfaat 3B dalam 14 Hari atau Operasional Dihentikan
-
Bareskrim Sikat Jaringan Judi Online Internasional, DPR: Indonesia Tak Boleh Jadi Surganya Bandar
-
Donald Trump Sebut Proposal Damai Iran Sampah, Ancaman Perang Besar Menanti
-
Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah
-
DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square