News / Internasional
Kamis, 14 Mei 2026 | 14:03 WIB
Presiden Rusia Vladimir Putin. [Foto/AFP]
Baca 10 detik
  • Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Alexander Pankin menyatakan Amerika Serikat kini menunjukkan kesiapan untuk menegosiasikan penyelesaian konflik di Ukraina.
  • Pemerintah Rusia menegaskan perdamaian harus didasarkan pada kesepakatan KTT Alaska untuk menghapus ancaman langsung terhadap keamanan nasional Rusia.
  • Moskow bersikeras bahwa upaya damai baru dapat tercapai apabila pasukan Ukraina segera menarik diri dari wilayah Donbas.

Latar Belakang Isu: Sengketa Wilayah dan Kedaulatan

Konflik di Ukraina timur, khususnya di wilayah Donbas, telah menjadi titik sengketa utama antara Kiev dan Moskow sejak tahun 2014.

Rusia secara konsisten mendukung kelompok separatis di wilayah tersebut dan menolak klaim kedaulatan pemerintah Ukraina atas Donbas.

Keterlibatan Amerika Serikat dan negara-negara Barat dalam memberikan dukungan militer kepada Ukraina semakin memperumit upaya penyelesaian damai di kawasan tersebut.

KTT Alaska menjadi titik terang dalam upaya de-eskalasi, di mana kedua pemimpin negara adidaya sepakat untuk mencari solusi diplomatik yang menghormati kepentingan keamanan masing-masing pihak.

Kini, sinyal kesiapan Washington untuk kembali ke meja perundingan diharapkan dapat membuka jalan bagi perdamaian permanen di Eropa Timur, meskipun tantangan implementasi di lapangan masih sangat besar, demikian Antara.

Load More