- Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Alexander Pankin menyatakan Amerika Serikat kini menunjukkan kesiapan untuk menegosiasikan penyelesaian konflik di Ukraina.
- Pemerintah Rusia menegaskan perdamaian harus didasarkan pada kesepakatan KTT Alaska untuk menghapus ancaman langsung terhadap keamanan nasional Rusia.
- Moskow bersikeras bahwa upaya damai baru dapat tercapai apabila pasukan Ukraina segera menarik diri dari wilayah Donbas.
Latar Belakang Isu: Sengketa Wilayah dan Kedaulatan
Konflik di Ukraina timur, khususnya di wilayah Donbas, telah menjadi titik sengketa utama antara Kiev dan Moskow sejak tahun 2014.
Rusia secara konsisten mendukung kelompok separatis di wilayah tersebut dan menolak klaim kedaulatan pemerintah Ukraina atas Donbas.
Keterlibatan Amerika Serikat dan negara-negara Barat dalam memberikan dukungan militer kepada Ukraina semakin memperumit upaya penyelesaian damai di kawasan tersebut.
KTT Alaska menjadi titik terang dalam upaya de-eskalasi, di mana kedua pemimpin negara adidaya sepakat untuk mencari solusi diplomatik yang menghormati kepentingan keamanan masing-masing pihak.
Kini, sinyal kesiapan Washington untuk kembali ke meja perundingan diharapkan dapat membuka jalan bagi perdamaian permanen di Eropa Timur, meskipun tantangan implementasi di lapangan masih sangat besar, demikian Antara.
Berita Terkait
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Xi Jinping Ancam Donald Trump Perang Terbuka Jika AS Terus Ikut Campur Urusan Taiwan.
-
Warisan Mao Zedong! Fakta Great Hall of the People yang Jadi Lokasi Pertemuan Trump-Xi
-
AS Bebaskan Suporter Piala Dunia 2026 dari Sejumlah Negara dari Kewajiban Deposit Visa
-
Apa Itu Thucydides Trap? Konsep Geopolitik yang Bikin Trump Terdiam di Depan Xi Jinping
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
Terkini
-
Gosip Panas! Isi Chat Mesra Emmanuel Macron ke Aktris Iran Berujung Ditampar Istri
-
Peneliti Temukan Hubungan Krisis Iklim dan Konflik Bersenjata Lebih Kompleks dari Dugaan
-
Kawal Ibadah Kenaikan Yesus Kristus, Polda Metro Jaya Jaga Ketat 860 Gereja Hari Ini
-
Gaji Hakim Indonesia Tertinggi di ASEAN? Ini Perbandingannya dengan Malaysia dan Singapura
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Xi Jinping Ancam Donald Trump Perang Terbuka Jika AS Terus Ikut Campur Urusan Taiwan.
-
Asep Edi Suheri Naik Pangkat Komjen, Kapolda Metro Jaya Kini Dijabat Jenderal Bintang Tiga!
-
Warisan Mao Zedong! Fakta Great Hall of the People yang Jadi Lokasi Pertemuan Trump-Xi
-
Daftar Pengadaan Mewah di Sekolah Rakyat: Sepatu sampai Bingkai Foto Prabowo Bernilai Miliaran
-
Apa Itu Thucydides Trap? Konsep Geopolitik yang Bikin Trump Terdiam di Depan Xi Jinping