News / Nasional
Selasa, 19 Mei 2026 | 07:59 WIB
Pelaku jambret WNA Italia di Bundaran Hi digelandang ke Mapolda Mterjo Jaya, Jakarta, Senin (18/5/2026) malam. [Istimewa]
Baca 10 detik
  • Polda Metro Jaya meringkus delapan penjambret turis di Bundaran HI setelah melakukan pengejaran di Jakarta dan Bekasi.
  • Komplotan tersebut merupakan pelaku kriminal kawakan yang tercatat telah melancarkan aksi penjambretan sebanyak 120 kali di Jakarta.
  • Tindakan tegas dilakukan polisi karena pelaku melawan saat ditangkap, sementara satu anggota lainnya masih dalam pengejaran intensif.

Suara.com - Pelarian komplotan penjambret yang sempat viral usai menyasar turis asal Italia di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) akhirnya kandas.

Tim dari Polda Metro Jaya berhasil meringkus para pelaku dalam sebuah operasi pengejaran di tiga wilayah berbeda.

Tidak tanggung-tanggung, dari hasil pemeriksaan sementara, komplotan ini ternyata adalah pemain kawakan yang sudah menebar teror di jalanan Jakarta sebanyak 120 kali.

"Berdasarkan interview sementara dari tiga tersangka sudah melakukan 120 kejadian atau 120 TKP (tempat kejadian perkara),” ungkap Direktur Resesrse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (18/5/2026) malam.

Dalam menjalankan aksinya, komplotan ini dikenal sadis dan tak pandang bulu. Siapa pun yang lengah, baik warga lokal maupun warga negara asing (WNA), akan menjadi mangsa empuk mereka.

Dari hasil penyelidikan juga terungkap kalau turis Italia tersebut bukan satu-satunya korban mancanegara yang pernah mereka rampas ponselnya.

"Dari 120 kasus, empat di antaranya korbannya adalah warga negara asing. Ada yang dari Malaysia, kemudian Jerman, kemudian Tiongkok, sama Italia," beber Iman.

Delapan orang berhasil diamankan dalam operasi ini, di mana tiga di antaranya merupakan eksekutor utama dalam peristiwa penjambretan di Bundaran HI yang sempat menggegerkan media sosial.

Mereka dibekuk di lokasi persembunyian yang tersebar di Jakarta Barat, Jakarta Utara, hingga Bekasi.

Baca Juga: Gagal Edar di Jakarta! Polda Metro Sikat 32 Kg Sabu 'Kiriman' Malaysia di Apartemen Sayana Bekasi

Dirreskrimum polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin (kemeja puti) dan Kabid Humas Polda Metro Jaya Budi Hermanto. [Istimewa]

Hadiah "Timah Panas"

Penangkapan oleh anggota sempat diwarnai aksi menegangkan. Para pelaku berupaya melarikan diri dan melawan petugas saat hendak diciduk. Tak ingin kehilangan buruannya, polisi pun melepaskan tembakan untuk melumpuhkan mereka.

"Dikarenakan di antara para pelaku itu ada yang mencoba melakukan perlawanan dan melarikan diri, maka kami melakukan tindakan tegas dan terukur," ujar Iman.

Iman menekankan bahwa meskipun petugas mengambil langkah ekstrim dengan melepaskan tembakan, pihaknya tetap mengedepankan prosedur dan hak asasi para tersangka.

"Kami tetap berpegang teguh pada hak asasi manusia kepada mereka," katanya.

Meski delapan orang sudah diringkus, pekerjaan polisi belum usai.

Load More