- Belasan anggota ormas GRIB Jaya menggeruduk kediaman penulis Ahmad Bahar di Depok pada Minggu, 17 Mei 2026.
- Ormas membawa putri Ahmad Bahar ke markas mereka sebagai bentuk intimidasi terkait konten TikTok yang mengkritik Hercules.
- Kasus berakhir damai melalui mediasi kepolisian dengan penandatanganan surat kesepakatan antara pihak Ahmad Bahar dan ormas.
Namun, Ahmad Bahar menegaskan bahwa pada hari Kamis (14/5/2026), akun WhatsApp miliknya dan sang putri telah diretas (di-hack).
Meski bukti peretasan sudah ditunjukkan, pihak GRIB Jaya sempat tidak memercayai penjelasan tersebut.
5. F Sempat Diinterogasi Langsung oleh Hercules
Selama berada di markas GRIB Jaya, F mengaku sempat bertemu dan diinterogasi langsung oleh Hercules selama kurang lebih 30 menit.
F menuturkan bahwa Hercules tidak berbicara dengan nada marah. Menurut pengakuannya, Hercules hanya menyampaikan pertanyaan dan pernyataannya dengan tegas, sehingga menurut Yenni (Ibu F) situasi tersebut tetap membuat F merasa tertekan, terlebih peristiwa itu terjadi bertepatan dengan hari ulang tahunnya.
6. Pembelaan GRIB Jaya: Datang untuk Klarifikasi
Pihak DPP GRIB Jaya melalui Kabid Humas Marcel Gual membantah adanya pengepungan maupun penyanderaan.
Menurutnya, kedatangan sejumlah anggota ke rumah Ahmad Bahar dilakukan secara persuasif untuk melakukan klarifikasi atau tabayun terkait konten video yang dianggap memuat tantangan, fitnah, dan narasi ofensif terhadap Hercules.
Marcel juga menilai Ahmad Bahar tidak menunjukkan sikap ksatria karena dianggap menghindar saat ingin ditemui.
Baca Juga: Hercules Semprot Amien Rais soal Prabowo-Teddy: Jangan Bicara Kayak Preman Pasar!
7. Polisi Bantah Ada Penyanderaan
Polres Metro Depok turut memediasi persoalan tersebut dan meluruskan narasi penyanderaan yang beredar di media sosial.
Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Made Budi menjelaskan bahwa pihak kepolisian tidak melihat adanya unsur penyanderaan dalam peristiwa itu. Menurutnya, anggota ormas hanya menunggu Ahmad Bahar datang, sementara putrinya dibawa hingga sang ayah menemui mereka.
8. Berakhir Damai dengan 'Hitam di Atas Putih'
Setelah Ahmad Bahar melapor ke Polres Metro Depok dengan pendampingan LBH Muhammadiyah, pihak kepolisian segera bertindak responsif.
Polisi meminta pihak GRIB Jaya mengantarkan F ke Mapolres Metro Depok.
Pada Senin (18/5/2026) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB, kedua belah pihak akhirnya sepakat berdamai dengan menandatangani surat kesepakatan bermaterai.
Ahmad Bahar menyampaikan permintaan maaf atas kegaduhan yang timbul akibat penyalahgunaan nomor teleponnya oleh peretas dan bersedia menurunkan video yang dipersoalkan.
Reporter: Dinda Pramesti K
Berita Terkait
-
Ahmad Bahar Minta Maaf ke Hercules, Klaim Video Viral Bukan Buatannya: HP Saya Dihack
-
Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
-
Hercules Semprot Amien Rais soal Prabowo-Teddy: Jangan Bicara Kayak Preman Pasar!
-
Tolak Ratusan Miliar dari Jenderal demi Setia ke Prabowo, Hercules: GRIB Itu Petarung!
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi