- Pemerintah Indonesia berupaya menyelamatkan sembilan WNI yang terlibat misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla di perairan Mediterania sejak Mei 2026.
- Militer Israel menahan lima WNI jurnalis dan aktivis, sementara empat warga lainnya masih berada dalam kondisi rentan di laut.
- Indonesia bersama sembilan negara lain mengecam aksi pencegatan kapal bantuan kemanusiaan yang dilakukan otoritas Israel di laut lepas.
Indonesia Ikut Kecam Pencegatan Armada Gaza
Insiden pencegatan kapal bantuan menuju Gaza turut memicu reaksi keras dari sejumlah negara.
Indonesia bergabung bersama Turki, Bangladesh, Brasil, Kolombia, Yordania, Libya, Maladewa, Pakistan, dan Spanyol dalam pernyataan bersama yang mengecam tindakan Israel terhadap armada kemanusiaan tersebut.
Berdasarkan laporan terbaru hingga Selasa, sedikitnya 40 dari total 54 kapal yang ikut dalam konvoi Global Sumud Flotilla telah dicegat.
Sementara itu, empat WNI lainnya dikabarkan masih melanjutkan pelayaran menggunakan dua kapal berbeda di sekitar perairan Siprus.
Latar Belakang Misi Global Sumud Flotilla
Global Sumud Flotilla merupakan misi kemanusiaan internasional yang bertujuan mengirimkan bantuan medis dan pangan ke Jalur Gaza.
Konvoi ini diikuti ratusan aktivis, jurnalis, dan relawan dari berbagai negara yang menyoroti krisis kemanusiaan di wilayah Palestina.
Pencegatan terhadap kapal-kapal sipil di perairan internasional memunculkan perdebatan terkait hukum maritim internasional dan perlindungan terhadap misi kemanusiaan, demikian Antara.
Baca Juga: Sang Adik Ditangkap Tentara Israel, Presiden Irlandia: Saya Sangat Bangga Padanya
Berita Terkait
-
Update! 9 WNI Diculik Tentara Israel di Kapal Global Sumud Flotilla
-
Solidaritas untuk Jurnalis dan WNI yang Ditahan Israel Menggema di Bandung
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Dudung Warning Oknum di Program MBG: Jangan Jual Titip dan Cari Keuntungan
-
'Jangan Kaget Bunda, HP Sudah Dibuang ke Laut', Pesan Terakhir Andi Angga Sebelum Ditangkap Israel
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Dompet Penarik Rejeki Warna Apa? Ini Pilihan agar Kamu Beruntung sesuai Shio dan Feng Shui
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Prabowo Bacakan Langsung KEM-PPKF RAPBN di DPR, Ketua Komisi XI DPR: Bukan karena Rupiah Melemah
-
Dobrak Tradisi! Usai Disambut Puan, Prabowo Siap Paparkan Langsung KEM-PPKF 2027 di DPR
-
Begal Bersenpi Ditangkap di Pasar Rebo, Sudah Beraksi di 6 Lokasi Jakarta Timur hingga Bekasi
-
ICW Pertanyakan Komitmen Pemerintah Usai Purbaya Wacanakan Pemutihan Rokok Ilegal
-
Dituntut 5 Tahun Penjara! Ini Dasar KPK Jerat Noel Ebenezer Pakai Pasal Suap dan Gratifikasi
-
Susul Gus Yaqut, KPK Segera Jebloskan Bos Maktour dan Eks Ketua Kesthuri ke Penjara!
-
Peneliti Kembangkan Peta Lokasi PLTS untuk Tekan Konflik Lahan dan Risiko Deforestasi
-
Libatkan 500 TNI, Total 14 Ribu Aparat Gabungan Jaga Titik Demo Harkitnas di DPR hingga Kejagung
-
Kasus Air Keras Andrie Yunus: 4 Anggota BAIS TNI Jalani Sidang Tuntutan Hari Ini
-
Waspada Siasat Maling! Polresta Tangerang Bongkar Modus Teror 'Pocong' untuk Takuti Warga