- Komunitas Muslim di Uttar Pradesh, India, menghadapi pembatasan ketat saat merayakan Idul Adha tahun 2026 mendatang.
- Pemerintah setempat mewajibkan pelaksanaan salat Id secara bergelombang untuk menghindari kerumunan di ruang-ruang publik terbuka.
- Warga Muslim merasa cemas terhadap potensi tindakan hukum, intimidasi, serta ujaran kebencian akibat kebijakan pemerintah tersebut.
Suara.com - Suasana Idul Adha 2026 di sejumlah wilayah India, khususnya di negara bagian Uttar Pradesh, disebut jauh dari nuansa perayaan.
Banyak komunitas Muslim kini lebih sibuk membahas izin salat, pengamanan, dan potensi pembatasan dibanding persiapan kurban atau perayaan keluarga.
Di sebuah masjid kecil di kawasan Maliyana, Meerut, para pengurus masjid meminta jemaah untuk menghindari kerumunan dan tidak meluber hingga ke jalan raya saat salat Id berlangsung.
“Jika masjid penuh, tunggu giliran berikutnya. Hindari perdebatan dan jangan terpancing provokasi,” ujar salah satu anggota pengurus masjid kepada jemaah seperti dikutip dari laporan Al Jazeera.
Kekhawatiran itu muncul setelah meningkatnya pembatasan terhadap salat berjamaah di ruang publik dalam beberapa tahun terakhir.
Kelompok Hindu garis keras dan sejumlah politisi dari partai berkuasa BJP kerap memprotes pelaksanaan salat di jalan, taman, atau lapangan terbuka dengan alasan keamanan dan kemacetan.
Pemerintah Uttar Pradesh di bawah kepemimpinan Yogi Adityanath juga memperketat aturan menjelang Idul Adha tahun ini.
Adityanath bahkan meminta umat Muslim melaksanakan salat secara bergelombang atau bergantian.
“Kalau mereka mau mengikuti dengan baik, itu bagus. Kalau tidak, akan ada cara lain,” tulis Adityanath di media sosial X.
Baca Juga: Atta Halilintar Sebar 12 Hewan Kurban, Satu Sapi Disembelih Atas Nama Keluarga dan Kakek Nenek
Pernyataan tersebut memicu kecemasan di kalangan warga Muslim.
Beberapa warga mengaku khawatir terhadap kemungkinan tindakan hukum hingga intimidasi setelah pengalaman tahun-tahun sebelumnya.
“Tahun lalu ada warga yang diperiksa karena salat di ruang terbuka. Bahkan ada laporan rumah dibongkar dan proses administrasi seperti paspor ikut dipersulit,” ujar seorang warga Muslim di Meerut yang meminta identitasnya dirahasiakan.
Di distrik Aligarh, seorang pedagang bernama Arif Malik mengaku polisi sempat membubarkan jemaah setelah salat Iduladha tahun lalu.
“Sekarang banyak keluarga meminta anggota keluarganya menghindari kerumunan,” katanya.
Kondisi tersebut membuat banyak pengurus masjid melakukan penyesuaian besar menjelang Idul Adha 2026.
Berita Terkait
-
Atta Halilintar Sebar 12 Hewan Kurban, Satu Sapi Disembelih Atas Nama Keluarga dan Kakek Nenek
-
Menko Pangan Zulhas Kurban di Banyak Daerah, Jakarta hingga NTT
-
Bukan Sekadar Simbol Ketakwaan, Kurban Menyimpan Banyak Hikmah Soal Kehidupan
-
Refleksi: Di Tengah Hidup Serba Cepat, Iduladha Mengajarkan untuk Melambat
-
Setara 80 Sapi Limosin untuk Kurban, Intip Spesifikasi Tunggangan Mewah Prabowo di Paris
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- 5 Rekomendasi Lipstik Anti Luntur Saat Dipakai Makan Gorengan
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Tentara Israel Klaim Tewaskan Kepala Militer Hamas dalam Serangan di Gaza
-
Nekat Nyabu saat Malam Takbiran, Dua Pria di Tanjung Priok dan Kelapa Gading Ditangkap
-
Viral! Sapi Kurban di Ciputat Ngamuk dan Lepas, Lari Sampai ke Asrama Putri UIN!
-
Presiden Masoud Pezeshkian: Iran Siap Berdamai Akhiri Perang
-
Pelipur Lara! Gubernur Pramono Kurban Sapi 1,1 Ton untuk Korban Kebakaran Tamansari
-
Bulog Maknai Iduladha 1447 H, Teguhkan Semangat Kurban untuk Ketahanan Pangan Umat
-
Gus Yaqut Tak Bisa Makan Santan karena Gerd, Sang Istri Bawakan Tempe ke Rutan KPK
-
Saling Kenal dan Mabuk, Ini Motif Selebgram Brunei Woodyrman Hantam Rekannya hingga Tewas
-
Istri Ungkap Gus Yaqut Tak Pernah Cerita Kasus Haji ke Keluarga: Biar Sama Lawyer Saja
-
Lebaran Pilu di Penjara, Istri Gus Yaqut Curhat Kondisi Suaminya: Sakit Rasanya...