News / Internasional
Rabu, 27 Mei 2026 | 17:09 WIB
Suasana Idul Adha 2026 di sejumlah wilayah India, khususnya di negara bagian Uttar Pradesh, disebut jauh dari nuansa perayaan. [Istimewa]
Baca 10 detik
  • Komunitas Muslim di Uttar Pradesh, India, menghadapi pembatasan ketat saat merayakan Idul Adha tahun 2026 mendatang.
  • Pemerintah setempat mewajibkan pelaksanaan salat Id secara bergelombang untuk menghindari kerumunan di ruang-ruang publik terbuka.
  • Warga Muslim merasa cemas terhadap potensi tindakan hukum, intimidasi, serta ujaran kebencian akibat kebijakan pemerintah tersebut.

Kekhawatiran warga Muslim juga dipicu maraknya penyebaran video di media sosial yang menampilkan aktivitas ibadah mereka di ruang publik.

Banyak warga takut direkam, dijadikan sasaran ujaran kebencian, atau dituduh melanggar aturan.

“Dulu pagi Id terasa penuh kebahagiaan. Sekarang ada ketegangan sejak malam sebelumnya,” kata Arshad, seorang pedagang di Meerut.

Meski diliputi kecemasan, persiapan Idul Adha tetap berlangsung di berbagai kota India.

Pasar tetap ramai, anak-anak membeli pakaian baru, dan relawan masjid terus menyiapkan tempat ibadah untuk menyambut jemaah.

Namun, di balik aktivitas tersebut, banyak warga Muslim merasa ruang publik di India kini semakin sulit mereka akses secara bebas untuk menjalankan ibadah.

Load More