News / Nasional
Kamis, 28 Mei 2026 | 18:53 WIB
Ilustrasi garis polisi.
Baca 10 detik
  • Empat anggota keluarga asal Ambarawa ditemukan meninggal dunia di sebuah tenda wisata kawasan Posong, Temanggung, Rabu (27/5/2026).
  • Polisi tidak menemukan tanda kekerasan fisik, namun menemukan indikasi keracunan pada keempat jasad yang ditemukan dalam kondisi kaku.
  • Satreskrim Polres Temanggung sedang melakukan otopsi serta pengujian laboratorium terhadap sampel makanan guna memastikan penyebab pasti kematian korban.

Suara.com - Jajaran Satreskrim Polres Temanggung saat ini tengah melakukan penyelidikan mendalam guna mengungkap tabir misteri di balik penemuan satu keluarga yang ditemukan meninggal dunia secara tragis di sebuah kawasan wisata di Kabupaten Temanggung.

Keempat korban yang ditemukan tak bernyawa pada Rabu (27/5/2026) sore tersebut, teridentifikasi sebagai warga asal Kabupaten Semarang.

Kapolres Temanggung melalui Kasat Reskrim Iptu Komang Mahendra Deputra memberikan pernyataan resmi setelah melakukan koordinasi awal di RSUD Kabupaten Temanggung pada Kamis (28/5/2026) pagi.

"Benar, telah ditemukan empat orang meninggal dunia di salah satu tempat wisata di Kabupaten Temanggung. Keempat korban merupakan satu keluarga yang berdomisili di Desa Panjang, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang," ujar Iptu Komang Mahendra Deputra, Dikutip Kamis (28/5/2026).

Insiden memilukan yang terjadi di tengah momen liburan keluarga ini telah menyita perhatian publik dan memicu berbagai pertanyaan mengenai penyebab pasti kematian mereka. Untuk mengetahui kronologi peristiwa tersebut, berikut adalah delapan faktanya:

1. Identitas Satu Keluarga Korban

Pihak kepolisian telah berhasil mengkonfirmasi identitas keempat korban yang ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa tersebut, di mana mereka dipastikan merupakan satu keluarga inti yang memiliki domisili resmi di wilayah Desa Panjang, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang.

Adapun rincian profil dari para korban tersebut terdiri dari sang ayah yang juga merupakan kepala keluarga berinisial MAM (52), sang ibu berinisial M (43), serta dua orang putra mereka yang masing-masing berinisial AEH (17) dan BAH (21).

2. Kronologi Kedatangan di Lokasi Wisata

Baca Juga: Geger Sekeluarga Tewas di Tenda Kamping Temanggung, UGM Konfirmasi Satu Korban Mahasiswanya

Diketahui rombongan keluarga asal Ambarawa tersebut tercatat tiba di destinasi wisata alam Posong pada Selasa malam (26/5/2026) kira-kira pukul 21.05 WIB dengan mengendarai unit mobil pribadi jenis Honda Jazz berwarna putih.

Sesaat setelah memarkirkan kendaraan dan menyelesaikan prosedur administrasi kedatangan, petugas wisata segera mengantarkan mereka menuju fasilitas akomodasi Tenda Camping Glamping Safari Nomor 3, yang telah disiapkan sebagai tempat mereka untuk bermalam.

3. Tidak Ada Respons Sejak Waktu Sarapan

Sinyal adanya ketidakberesan di Tenda Glamping Safari Nomor 3 pertama kali terdeteksi pada Rabu pagi (27/5/2026) kira-kira pukul 09.00 WIB, ketika salah satu staf berupaya melakukan kontak dengan para tamu untuk memberikan menu sarapan pagi, namun panggilannya tidak kunjung mendapat jawaban.

Upaya tindak lanjut kembali dilakukan oleh pihak staf pada pukul 11.30 WIB dengan tujuan mengingatkan waktu check out sekaligus melakukan pembersihan area, namun lagi-lagi petugas hanya mendapati kondisi tenda yang tertutup rapat dan hening tanpa adanya gerakan maupun suara aktivitas dari tenda tersebut.

4. Penemuan Jasad dalam Kondisi Kaku

Load More