- Sejumlah calon jemaah melaporkan PT Hanania Travel ke Polda Metro Jaya pada 28 Mei 2026 atas dugaan penipuan umrah.
- Pelapor berinisial NN melaporkan pemilik travel, Ahmad Syah Farhan, karena gagal memberangkatkan jemaah meski pembayaran telah dilunasi sejak Maret.
- Kasus ini mencakup kerugian ratusan juta rupiah akibat manajemen keuangan internal buruk serta kegagalan perusahaan memenuhi janji pengembalian dana.
“Dia juga mengaku bahwa memang ada miss di manajemennya dia, sehingga dia tidak mampu memberangkatkan mayoritas dari kami,” beber Joko.
Joko mengatakan, saat itu Farhan mengakui, jika kondisi finansial perusahaan sudah bermasalah sejak 2025.
Namun perusahaan tetap membuka pendaftaran jemaah baru dengan harapan keuntungan dari pemberangkatan berikutnya dapat menutup kekurangan sebelumnya.
“Dia ada miss keuangan di internalnya Hanania sendiri, tapi dia nekat tetap buka open jemaah untuk pemberangkatan 2026 dengan harapan surplus dari pemberangkatan 2026 itu bisa menutup dosa dia di 2025, tapi ternyata tidak,” jelas Joko.
Para jemaah mulai kehilangan kepercayaan setelah janji refund maupun penjadwalan ulang keberangkatan tak kunjung jelas.
Mereka menilai sejumlah surat pernyataan yang sebelumnya dibuat juga tidak dipenuhi pihak travel.
“Kita udah enggak mau dia bikin surat perjanjian sih, karena yang di Syawal udah bikin surat perjanjian juga meleset juga,” kata Joko.
Adapun, Joko memprediksi nilai kerugian para korban cukup besar, jumlahnya bervariatif tergantung jumlah anggota keluarga yang didaftarkan. Bahkan ada satu keluarga yang disebut mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah.
“Ada satu keluarga tadi sampai Rp700 juta. Ada yang satu keluarga habis Rp500 juta karena dia 18 orang,” jelas Joko.
Baca Juga: Motif di Balik Riset Fiktif Peneliti WNI di Denmark
Salah satu korban lainnya, Monica mengaku, dirinya mengalami kerugian hingga Rp95,5 juta untuk keberangkatan bersama suaminya.
Biaya tersebut termasuk paket premium, upgrade kamar, hingga tambahan jasa dokumentasi perjalanan.
“Saya Rp95 juta untuk dua orang, dua pax, tapi upgrade kamar,” kata Monica.
Monica mengaku tertarik menggunakan jasa Hanania Travel karena promosi di media sosial dan rekomendasi dari sejumlah pengguna sebelumnya.
Paket perjalanan yang ditawarkan juga dinilai lebih murah dibanding travel lain dengan tambahan destinasi seperti Dubai dan Turki.
“Paket-paket umrah, iya banyak paketnya. Paket Dubai, Turki, segala macam,” tandasnya.
Berita Terkait
-
Motif di Balik Riset Fiktif Peneliti WNI di Denmark
-
Terkuak! Sebelum Tewas Dihantam Selebgram Woodyrman, WN Brunei Sempat Kirim VN Tantangan Berkelahi
-
Skandal Riset AI Kedokteran Demi Travel Grant, MGBKI Desak Audit Total
-
Ada Penipuan Berkedok Nonton Dracin, Ini Modusnya
-
Tipu-Tipu 'Paranormal Sakti' di Duren Sawit, Motor Korban Raib Usai Ritual Paku
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara
-
Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang
-
Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka
-
Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?
-
Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah
-
Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap
-
Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma
-
Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja
-
Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis
-
Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua