- Pengamat sosial politik Okky Madasari menyatakan Generasi Z memiliki keberanian lebih besar dibandingkan generasi era Orde Baru.
- Generasi Z memanfaatkan media digital untuk menyuarakan kritik kreatif sebagai strategi bertahan di tengah ancaman intimidasi.
- Okky menekankan pentingnya pengorganisasian gerakan secara kolektif agar suara kritis anak muda memiliki dampak yang lebih kuat.
Ia juga menilai generasi muda memiliki karakter yang lebih individual dibanding generasi sebelumnya. Kritik kerap dilakukan dari ruang masing-masing melalui media sosial sehingga gerakannya belum sepenuhnya terorganisasi.
“Jadi mereka terus juga bersuara lewat sosial media, lewat berbagai karya kreatif. Tetapi, dengan bentuk zaman yang berubah ini, memang kekurangannya adalah mereka lebih individual. Mereka melakukan kritiknya dari ruangan mereka sendiri-sendiri,” ujarnya.
Karena itu, Okky menekankan pentingnya pengorganisasian dan ruang pertemuan agar gerakan sosial memiliki daya dorong yang lebih kuat.
“Nah, makanya inilah yang tadi saya bilang bahwa dengan sedikit ada upaya untuk mengorganisasi, dengan sedikit ada upaya untuk menyatukan diri, dentumannya akan keras,” jelas Okky.
Ia mencontohkan kegiatan nonton bareng atau nobar film dokumenter “Pesta Babi” sebagai salah satu cara sederhana untuk membuat orang saling bertemu dan bertukar pikiran.
“Nonton bersama ini menjadi sebuah sarana dalam mengorganisasi diri. Paling enggak kemudian ada upaya untuk membuat satu sama lain bertemu, berinteraksi, berdialog, memikirkan langkah bersama,” katanya.
Meski mengaku telah kehilangan harapan terhadap pemerintah saat ini, Okky mengatakan optimismenya masih bertumpu pada generasi muda dan publik kritis.
“Kalau ditanya apakah saya patah arang pada pemerintah, iya sudah tidak berharap lagi saya. Tapi saya mempunyai harapan yang besar pada publik, pada teman-teman mahasiswa, pada teman-teman yang berkesadaran ini,” pungkas Okky.
Reporter: Dinda Pramesti K
Baca Juga: KPK Disebut Tak Lagi 'Sakti' Sejak Jadi ASN, Independensinya Hilang
Berita Terkait
-
KPK Disebut Tak Lagi 'Sakti' Sejak Jadi ASN, Independensinya Hilang
-
Reformasi 98 Disebut Gagal, Penjahat Masa Lalu Kini Jadi Pahlawan
-
Reformasi 98 Sudah Mati, Okky Madasari Soroti Kembalinya Militerisme
-
Yang Bertahan dan Binasa Perlahan: 19 Cerita Getir tentang Wajah Indonesia
-
Kerumunan Terakhir: Mengapa Novel Okky Madasari Ini Ramalan Paling Akurat Tentang Media Sosial Kita?
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Polemik Kurban Uang Negara: Dasar Hukum, Pandangan MUI, dan Alasan Pemerintah
-
Geger Eks Pegawai Sudin LH Jakpus Tewas Usai Diduga Lompat dari Jembatan Cawang
-
Kejagung Seret Marcella Santoso ke Kasasi, Incar Pencabutan Izin Praktik Advokat
-
Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
-
MAKI Desak Jaksa Tak Gentar Usut Dugaan Tambang Ilegal Kaltara yang Seret Nama Karuna Murdaya
-
Gegana Tak Sanggup? Ahli Nuklir UGM Turun Tangan Selidiki Api Misterius di Sleman
-
Misteri Belasan Luka Tusuk Balita di Bekasi Terungkap, Paman Sendiri Jadi Tersangka
-
Bawa Bukti ke Kejagung, PT PMM Bantah Tuduhan Penyelundupan: Itu Fitnah, Kasum TNI Salah Info
-
Sahroni Geram WNA Brunei Bikin Onar di Blok M: Segerakan Deportasi dan Blacklist
-
KPK Disebut Tak Lagi 'Sakti' Sejak Jadi ASN, Independensinya Hilang