- Badan Gizi Nasional menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya menyasar peserta didik di sekolah formal.
- Pemerintah memprioritaskan ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita untuk mendukung 1.000 Hari Pertama Kehidupan.
- Intervensi ini bertujuan mencegah stunting guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia demi masa depan bangsa Indonesia.
BGN juga mengingatkan seluruh elemen pelaksana, termasuk yayasan dan mitra yang terlibat, agar tidak menyimpang dari pedoman yang telah ditentukan.
Implementasi di lapangan harus mencerminkan kebijakan pusat yang mengutamakan mereka yang paling membutuhkan intervensi gizi secara mendesak.
Koordinasi antara SPPG dan Satgas di daerah menjadi kunci agar distribusi makanan bergizi ini tepat sasaran dan tidak hanya menumpuk di satu sektor saja.
“Mengutamakan pemberian MBG kepada kelompok rentan, yaitu ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita, merupakan esensi Program MBG sebagai investasi strategis bangsa Indonesia. Hal ini harus betul-betul dijiwai oleh seluruh pelaksana program MBG di lapangan. Jangan coba-coba menyimpang dari tujuan utama,” tegasnya.
Selain itu, seluruh elemen yang terlibat diminta untuk aktif melakukan pengawasan mandiri dan saling mengingatkan dalam menjalankan tugas.
Mengingat Program MBG merupakan salah satu kebijakan prioritas di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, akuntabilitas dan ketepatan sasaran menjadi harga mati.
Program ini bukan sekadar pembagian makanan, melainkan gerakan nasional untuk mempersiapkan bangsa menghadapi tantangan global di masa depan.
Keterlibatan aktif dari pemerintah daerah dan mitra swasta sangat diperlukan untuk menjangkau ibu hamil dan balita yang mungkin tidak terdata di institusi pendidikan.
BGN berharap dengan pemahaman yang sama, eksekusi Program MBG dapat berjalan lebih efektif dan memberikan dampak nyata bagi kesehatan masyarakat luas, khususnya di kota-kota besar yang memiliki tantangan pemenuhan gizi yang kompleks.
Baca Juga: Dolar Menggila dan Harga Pangan Naik, Pengelola Dapur Khawatir Gizi MBG Tak Optimal
“Kita harus menjaga betul tujuan Program MBG ini, karena ini adalah program prioritas Bapak Presiden Prabowo Subianto. Program yang bertujuan mulia untuk mewujudkan generasi Indonesia yang benar-benar siap mengisi Indonesia Emas 2045,” pungkas Sony.
Berita Terkait
-
Dolar Menggila dan Harga Pangan Naik, Pengelola Dapur Khawatir Gizi MBG Tak Optimal
-
Liriknya Bikin Ngakak, Nama Bank BCA hingga Mandiri Ikut Dipelesetkan Jadi Lagu Pujian untuk Bahlil
-
Menyoal Kewaspadaan Rakyat di Tengah Kultus Mas Bahlil Ganteng
-
Gus Lilur: MBG Pasti Meroket Jika Tanpa Copet
-
Dua Kali Purbaya Kebobolan Soal APBN, Sapi Kurban Prabowo dan Motor Listrik MBG
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Penghormatan Terakhir Jenderal Ryamizard Ryacudu: Disemayamkan di Kemhan, Dimakamkan di Kalibata
-
PSG Juara, Prancis Membara! 22.000 Polisi Tak Mampu Bendung Amuk Massa
-
Bom Sisa Perang Dunia II Meledak di Biak, 5 Tewas dan 3 Hilang
-
Update Rusuh di Paris Usai PSG Juara Liga Champions: 1 Orang Tewas 780 Ditangkap
-
Qodari: Prabowo Sosok Langka yang Dekat dengan Putin, Trump, dan Xi Jinping
-
Banjir Bandang Poso: Warga Terisolasi, BNPB Minta Bantuan Alat Berat
-
Ibu Muda Ditemukan Tewas Bersama Balitanya, Suami Diamankan Polisi
-
Waspada Fenomena Bulan Purnama, BMKG Prediksi Banjir Rob Kepung Pesisir NTT Hingga 2 Juni