- Perayaan kemenangan Liga Champions PSG di Prancis berubah menjadi kerusuhan massal yang mengakibatkan 780 orang ditangkap pihak kepolisian.
- Bentrokan antara suporter dan aparat menyebabkan 57 polisi serta 219 warga sipil mengalami luka-luka di berbagai lokasi.
- Seorang pria berusia 20 tahun meninggal dunia akibat kecelakaan tragis saat perayaan berlangsung di jalan lingkar Paris.
Suara.com - Perayaan gelar Liga Champions yang diraih Paris Saint-Germain (PSG) berubah menjadi malam penuh kekacauan di berbagai kota di Prancis.
Kerusuhan yang terjadi setelah kemenangan PSG atas Arsenal berujung pada ratusan penangkapan, ratusan korban luka, dan satu korban jiwa.
Menteri Dalam Negeri Prancis, Laurent Nunez seperti dikutip dari Euronews, mengumumkan sebanyak 780 orang ditangkap selama perayaan berlangsung.
Jumlah tersebut meningkat 32 persen dibandingkan perayaan juara Liga Champions PSG pada tahun lalu.
Sebelumnya, aparat sempat melaporkan 416 penangkapan di seluruh Prancis, termasuk 283 di wilayah Paris.
Sebagai perbandingan, saat PSG meraih gelar Liga Champions pertama mereka pada 2025, total 592 orang diamankan oleh polisi.
Selain penangkapan massal, bentrokan antara massa dan aparat juga menyebabkan banyak korban.
Sebanyak 57 anggota kepolisian mengalami luka-luka saat bertugas mengamankan situasi.
Di sisi lain, sedikitnya 219 orang terluka dalam berbagai insiden kerusuhan yang terjadi di sejumlah kota. Delapan di antaranya dilaporkan mengalami luka serius.
Baca Juga: Update Rusuh di Paris Usai PSG Juara Liga Champions: 1 Orang Tewas 780 Ditangkap
Tragedi juga terjadi di Paris. Seorang pria berusia sekitar 20 tahun meninggal dunia setelah motor cross yang dikendarainya menabrak blok beton di akses keluar jalan lingkar Paris saat perayaan berlangsung.
Kejaksaan Paris menyatakan kecelakaan tersebut terjadi di tengah euforia kemenangan PSG.
Investigasi masih dilakukan untuk memastikan seluruh penyebab insiden tersebut.
Meski aparat mengerahkan sekitar 22.000 polisi di seluruh Prancis, termasuk 8.000 personel di Paris, kerusuhan tetap pecah di berbagai lokasi.
Di Paris, sekitar 20.000 suporter memadati kawasan Champs-Elysees untuk merayakan kemenangan tim asuhan Luis Enrique mempertahankan gelar Liga Champions.
Polisi melaporkan kerusuhan juga terjadi di sekitar Arc de Triomphe, Parc des Princes, serta sejumlah titik lain di ibu kota.
Berita Terkait
-
Update Rusuh di Paris Usai PSG Juara Liga Champions: 1 Orang Tewas 780 Ditangkap
-
Arsenal Kalah di Final UCL, Martin Keown Desak Arteta Belanja di Posisi Ini
-
Rayakan Juara, Suporter PSG Malah Bentrok dengan Polisi, 426 Orang Ditangkap
-
Arsenal Gagal Juara Liga Champions, Mikel Arteta Didesak Tendang Pemain Ini
-
Arsenal Kalah Adu Penalti dari PSG, Declan Rice: Ini Seperti Seperti Lotere
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Siap-siap BBM Naik Lagi, Harga Minyak Dunia Telah Melonjak 4 Hari
-
Mensos Gus Ipul: Setiap Siswa Sekolah Rakyat Berharga
-
Gus Ipul Buka MPLS Perdana Sekolah Rakyat Permanen di Sragen
-
Bom MAN 3 Padang: Bagaimana Bullying Bertahun-tahun dan Internet Ubah Pelajar Jadi Perakit Bom?
-
The Odyssey: Hadir dengan Tema Kesetiaan dan Perjalanan Heroik yang Epik!
-
Krisis Air Bersih! Warga Cilegon Jalan Kaki Demi Setetes Air
-
Kemlu Iran: Tidak Ada Negosiasi Damai dengan Amerika!
-
Masa Depan Bandara Kertajati di Tangan AHY
-
LG Perkuat Pembelajaran Berbasis Teknologi di SMK, Kelas Multimedia Berstandar Industri Hadir
-
Pangeran William dan Keir Starmer Sangat Kecewa Setelah Inggris Gagal ke Final Piala Dunia 2026