- Jalan amblas di Lenteng Agung pada Jumat pagi mengakibatkan kemacetan panjang dan kerusakan dua lajur jalan.
- Dua rute Transjakarta mengalami penyesuaian operasional karena tidak dapat menjangkau wilayah Universitas Indonesia akibat jalan rusak.
- Dinas Bina Marga memperbaiki saluran air yang rusak sebagai penyebab utama amblasnya permukaan jalan di lokasi tersebut.
Suara.com - Amblasnya jalan di Lenteng Agung, Jakarta Selatan, pada Jumat (29/5/2026) pagi membuat dua rute Transjakarta tak bisa menjangkau Universitas Indonesia.
Jalan amblas yang kian melebar hingga menelan dua lajur itu memicu kemacetan panjang di kawasan tersebut.
Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, menyatakan dua rute mengalami penyesuaian operasional sementara akibat kondisi itu.
Rute pertama yang terdampak adalah D21, yang melayani operasional dari Lebak Bulus hingga Universitas Indonesia.
“Mengalami perpendekan rute menjadi Lebak Bulus-Bus Stop Wijaya Kusuma dikarenakan adanya jalan amblas di sekitar Bus Stop SMAN 109. Sementara tidak melayani Bus Stop SMAN 38 sampai Universitas Indonesia,” kata Ayu dalam keterangannya.
Rute 4B dari Stasiun Manggarai ke Universitas Indonesia pun bernasib serupa. “Untuk sementara tidak melayani pelanggan di Bus Stop SMAN 38 sampai Universitas Indonesia,” lanjut Ayu.
Kepala Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan, Rifki Rismal, mengungkapkan laporan awal jalan amblas diterima pada Rabu (27/5/2026) malam dari warga dan petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU).
“Jalan amblas dan kondisinya agak dalam,” kata Rifki.
Pemantauan baru bisa dilakukan Kamis pagi, dengan penanganan sementara menggunakan material coldmix.
Baca Juga: Truk Dinas SDA Pengangkut Tanah Ikut Terjeblos di Jalan Amblas Lenteng Agung
Namun pada Kamis sore jalan kembali retak dan turun, sehingga petugas memasang water barrier untuk mencegah kecelakaan.
Investigasi tim lapangan menemukan bahwa rongga di bawah permukaan jalan telah terbentuk akibat kerusakan saluran air, dan pada Kamis malam amblas total pun tak terhindarkan.
Perbaikan crossing saluran air kini tengah dikerjakan bersama Suku Dinas Sumber Daya Air. Setelah gorong-gorong beres, Bina Marga akan melanjutkan pemulihan badan jalan.
Transjakarta mengimbau penumpang memantau informasi layanan terkini melalui akun media sosial resmi di platform X dan Instagram, serta aplikasi Transjakarta.
Berita Terkait
-
Truk Dinas SDA Pengangkut Tanah Ikut Terjeblos di Jalan Amblas Lenteng Agung
-
Jalan Lenteng Agung Amblas, Polisi Buka Jalur Alternatif Lewat Antasari dan Cinere
-
Di Balik Amblesnya Jalan Lenteng Agung, Ada Rongga Tersembunyi yang Sudah Mengintai
-
Jalan Amblas di Lenteng Agung: Satu Pengendara Terjeblos, Kemacetan Masih Mengular
-
Rute Transjakarta PIK 2Blok M Jadi Primadona, Tembus 1,4 Juta Penumpang dalam Setahun
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Haji 2026 Lebih Sat-set dan Tertib, Gus Jazil Tetap Beri Catatan Pedas Soal Fasilitas Tenda
-
Truk Dinas SDA Pengangkut Tanah Ikut Terjeblos di Jalan Amblas Lenteng Agung
-
Jalan Lenteng Agung Amblas, Polisi Buka Jalur Alternatif Lewat Antasari dan Cinere
-
Kejar Uang Pengganti Rp21,6 Miliar, Kejagung Ajukan Kasasi Kasus Marcella Santoso
-
Kiamat Rumah Tapak? Orang Indonesia di Masa Depan Harus Hidup Vertikal
-
Komisi X Bakal Minta Penjelasan Pemerintah Soal Kebijakan Prabowo Wajib Bahasa Prancis di Sekolah
-
Bantah Komnas HAM, Kemen HAM: Revisi UU Justru Perkuat Posisi Lembaga Pengawas
-
Amerika Larang Warganya yang Terjangkit Ebola Pulang, Dibiarkan di Kenya Karena Takut Menyebar
-
Di Balik Amblesnya Jalan Lenteng Agung, Ada Rongga Tersembunyi yang Sudah Mengintai
-
Panas! Kementerian HAM Balik Tuding Komnas HAM Mangkir dari Rapat Pembahasan Revisi UU