News / Nasional
Rabu, 03 Juni 2026 | 12:43 WIB
Penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) dikabarkan masih menggeledah kantor Badan Gizi Nasional (BGN), di Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat pada Rabu (3/6/2026). (Suara.com/Dinda Pramesti K)
Baca 10 detik
  • Penyidik Kejagung melakukan penggeledahan tertutup di kantor Badan Gizi Nasional, Jakarta Pusat, pada Rabu, 3 Juni 2026.
  • Aksi penyidikan ini berlangsung di tengah kabar pencopotan Kepala BGN Dadan Hindayana oleh Presiden Prabowo Subianto baru-baru ini.
  • Kejagung belum memberikan penjelasan resmi mengenai barang bukti yang dicari maupun kaitan penggeledahan dengan dugaan jual beli jabatan.

Suara.com - Penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) dikabarkan masih menggeledah kantor Badan Gizi Nasional (BGN), di Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat pada Rabu (3/6/2026).

Hingga berita ini diturunkan, penggeledahan masih berlangsung secara tertutup.

Berdasarkan keterangan petugas keamanan yang berjaga di depan kantor BGN, penyidik sudah mulai masuk sejak pukul 02.00 WIB dini hari. Akses ke dalam gedung masih dibatasi.

Puluhan jurnalis tampak berjaga di depan gedung memantau jalannya penggeledahan.

Di halaman depan kantor, sejumlah karangan bunga ucapan selamat untuk kepala BGN yang baru, Nanik S. Deyang, tampak berjejer hal tersebut kontras dengan situasi penggeledahan yang tengah berlangsung di dalam.

Sebelumnya, Pelaksana Harian (Plh) Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Mochamad Jeffry telah membenarkan adanya penggeledahan tersebut.

Penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) dikabarkan masih menggeledah kantor Badan Gizi Nasional (BGN), di Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat pada Rabu (3/6/2026). (Suara.com/Dinda)

“Penyidik PIDSUS Kejaksaan Agung benar melakukan geledah di kantor BGN,” kata Jeffry, dikutip Rabu (3/6/2026).

Penggeledahan ini terjadi di tengah pencopotan Kepala BGN Dadan Hindayana oleh Presiden Prabowo Subianto serta munculnya dugaan praktik jual beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hingga saat ini pihak Kejagung belum menjelaskan perkara yang ditangani maupun barang bukti yang dicari penyidik, serta apakah penggeledahan berkaitan dengan dugaan jual beli titik dapur MBG yang sebelumnya menjadi perhatian publik.

Baca Juga: IHSG Ambruk 4 Persen, Indeks Saham Turun ke Level 5.000-an

Reporter: Dinda Pramesti K

Load More