- Presiden Prabowo Subianto resmi mencopot Dadan Hindayana dan menunjuk Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional.
- Kantor Badan Gizi Nasional di Jakarta Pusat dipenuhi karangan bunga ucapan selamat atas pergantian kepemimpinan tersebut pada Rabu.
- Penyidik Kejaksaan Agung bidang Tindak Pidana Khusus melakukan penggeledahan di kantor Badan Gizi Nasional dengan pengawalan ketat TNI.
Suara.com - Kantor Badan Gizi Nasional (BGN) di Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, dipenuhi karangan bunga setelah Presiden Prabowo Subianto mencopot Dadan Hindayana dari jabatan Kepala BGN.
Pantauan Suara.com di lokasi pada Rabu (3/6/2026), belasan karangan bunga berjajar di area depan kantor. Sebagian besar berisi ucapan selamat kepada Nanik Sudaryati Deyang yang ditunjuk sebagai Kepala BGN menggantikan Dadan.
Karangan bunga tersebut datang dari berbagai kalangan, mulai dari unsur BUMN hingga organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan.
Salah satu yang menarik perhatian berasal dari Gema Kosgoro. Karangan bunga itu tidak hanya berisi ucapan selamat kepada pimpinan baru, tetapi juga ucapan terima kasih kepada Presiden Prabowo atas pergantian pimpinan di tubuh BGN.
"Terimakasih Bapak Presiden atas dipecatnya Dadan-Sony-Lodewyk," demikian bunyi tulisan pada karangan bunga tersebut.
Sepanjang hari, karangan bunga terus berdatangan ke kantor BGN. Hingga sore hari, jumlahnya diperkirakan telah mendekati 20 rangkaian.
Sementara itu, aktivitas di dalam gedung tampak relatif sepi dari luar. Menjelang sore, sejumlah pegawai BGN terlihat meninggalkan kantor. Meski demikian, pengamanan di sekitar lokasi masih berlangsung ketat. Gerbang utama tetap tertutup bagi pihak luar, termasuk awak media.
Di saat yang sama, aktivitas penyidik Kejaksaan Agung di kantor BGN juga masih berlanjut.
Pantauan di lokasi sekitar pukul 15.25 WIB menunjukkan sedikitnya sembilan orang berseragam Kejaksaan Agung memasuki gedung BGN. Beberapa di antaranya mengenakan seragam bertuliskan "Pidsus", yang merujuk pada bidang Tindak Pidana Khusus. Rombongan tersebut juga tampak dikawal sejumlah anggota TNI.
Baca Juga: Penggeledahan Belum Rampung, Tim Kejagung Masih Periksa Kantor BGN
Saat dihampiri wartawan, para penyidik memilih tidak memberikan keterangan. Mereka hanya mengatupkan tangan dan melempar senyum tipis sebelum berjalan menuju lobi dan masuk ke dalam gedung.
Sekitar 25 menit kemudian, lima pegawai Kejaksaan Agung lainnya kembali tiba di kantor BGN. Berbeda dengan rombongan sebelumnya, mereka datang tanpa pengawalan personel TNI. Namun, mereka juga enggan memberikan komentar terkait penggeledahan yang hingga sore hari masih berlangsung.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari Kejaksaan Agung maupun pihak BGN mengenai perkembangan terbaru dari proses penggeledahan tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 3 September 2026, Kesulitan Karier dan Keuangan Segera Berakhir
- Emil Audero Salah Pilih Klub? Pemerintah Serang Rayo Vallecano: Klub Gak Mampu
- Perbedaan Sunscreen Sejuta Umat Azarine vs Facetology, Bagus Mana?
Pilihan
-
Gunung Anak Krakatau Meletus Abu Membubung 15 Km, BMKG Jepang Pantau Ancaman Tsunami
-
Gempa M 5,3 Guncang Cilacap Siang Ini, Getaran Terasa hingga DIY dan Jabar
-
Api Masih Merah! 105 Personel Cari Korban Kebakaran Apartemen Pavilion Tanah Abang yang Terjebak
-
Kebakaran Melanda Apartemen Pavilion Tanah Abang, Petugas Sisir Penghuni Terjebak
-
Privilese TNI dari Suku Dayak Diduga Cara Rezim Amankan Ekspansi Bisnis Hutan
Terkini
-
Modus Dokumen Fiktif, Eks Pegawai Bank BJB Banten dan Rekannya Jadi Tersangka Korupsi Rp8,7 Miliar
-
5 Manfaat Air Mawar untuk Wajah dan Kulit yang Menarik Diketahui
-
Gunung Anak Krakatau Meletus Abu Membubung 15 Km, BMKG Jepang Pantau Ancaman Tsunami
-
Kelebihan dan Kekurangan LG webOS Dibanding Google TV, Mana yang Lebih Bagus?
-
Lontong Medan: Kuliner "Ramai" yang Bikin Rindu, Wajib Ada Mi!
-
Gunung Sinabung Siaga, 650 Warga Karo Mengungsi
-
Karhutla Kembali Muncul di Indragiri Hilir, Indragiri Hulu dan Bengkalis
-
Di Tengah Birunya Kepulauan Seribu, Anak-Anak Menemukan Makna Kemerdekaan yang Berbeda
-
Prabowo Perintahkan Penertiban Kawasan Hutan, Penegakan Hukum Harus Transparan
-
615 Kebakaran Terjadi di Jateng hingga Agustus, Kelalaian Manusia Jadi Sorotan