News / Nasional
Minggu, 07 Juni 2026 | 14:45 WIB
Ilustrasi- Petugas Damkar Jakarta Selatan saat mengevakuasi marbot masjid tertimpa tembok di Jalan Joe Kelala II, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Sabtu (2/1/2021) (ANTARA/HO-Damkar Jakarta Selatan)
Baca 10 detik
  • Seorang petugas Damkar tertimpa reruntuhan gedung DLH DKI Jakarta di Cililitan saat bertugas menyemprotkan air, Sabtu (7/6/2026).
  • Kolom bangunan yang roboh menghantam kendaraan operasional Damkar hingga menyebabkan satu petugas harus dilarikan ke RS Polri.
  • Petugas tersebut dalam kondisi stabil dan menjalani observasi medis selama 24 jam guna memastikan kesehatan setelah kecelakaan terjadi.

Suara.com - Seorang petugas pemadam kebakaran (Damkar) harus menjalani observasi medis setelah tertimpa reruntuhan bangunan saat bertugas membantu proses pembongkaran gedung lama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta di Cililitan, Jakarta Timur.

Petugas yang awalnya dikerahkan untuk melindungi warga dari debu pembongkaran justru menjadi korban ketika salah satu kolom bangunan roboh dan menghantam kendaraan operasional Damkar.

Humas Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Yogi Ikhwan, mengatakan insiden terjadi saat proses pembongkaran gedung lama DLH di Jalan Mandala V, Kelurahan Cililitan.

“Pada saat proses pembongkaran berlangsung, salah satu tiang kolom bangunan lama roboh dan mengenai kendaraan operasional Damkar yang berada di sekitar area kegiatan,” ujar Yogi dalam keterangannya, Minggu (8/6/2026).

Personel Damkar. (ist)

Menurut Yogi, kendaraan Damkar tersebut sedang berada di lokasi untuk melakukan penyiraman air guna menekan debu selama proses pembongkaran berlangsung.

Langkah itu dilakukan karena lokasi pembongkaran berada di kawasan permukiman padat penduduk.

Saat kolom bangunan roboh, terdapat dua petugas Damkar di dalam kendaraan. Salah satu petugas terdampak dan langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Polri.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis, termasuk CT Scan, kondisi petugas saat ini stabil. Sesuai prosedur medis, yang bersangkutan masih menjalani observasi selama 24 jam untuk memastikan kondisi kesehatannya tetap baik,” lanjut Yogi.

DLH DKI Jakarta memastikan penanganan dilakukan segera setelah kejadian. Pihaknya juga terus berkoordinasi dengan Damkar dan tenaga medis untuk memantau kondisi petugas.

Baca Juga: Motif Konyol 'Prank' Damkar Semarang Terungkap: Kesal Debitur Susah Ditagih Utang Rp2 Juta!

“Keselamatan petugas menjadi prioritas utama dalam setiap kegiatan lapangan. Kami juga terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait agar proses penanganan berjalan baik dan kondisi petugas dapat segera pulih,” tandasnya.

Insiden itu diketahui terjadi pada Sabtu (7/6/2026) saat pembongkaran gedung lama DLH berlangsung.

Sebuah mobil Damkar yang sedang menyemprotkan air tiba-tiba tertimpa material bangunan. Sirene kendaraan bahkan sempat berbunyi sesaat setelah reruntuhan menghantam bagian mobil.

Peristiwa tersebut menjadi pengingat bahwa risiko pekerjaan petugas Damkar tidak hanya muncul saat memadamkan kebakaran, tetapi juga ketika mereka menjalankan tugas pendukung demi menjaga keselamatan dan kenyamanan warga di lapangan.

Load More