Suara.com - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus menegaskan pentingnya penguatan peran Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) sebagai garda terdepan dalam melindungi masyarakat dari berbagai potensi gangguan ketenteraman dan ketertiban umum.
Penegasan tersebut disampaikan Wiyagus saat menjadi Inspektur Upacara Peringatan HUT ke-107 Damkar dan Penyelamatan, HUT ke-76 Satpol PP, serta HUT ke-64 Satlinmas di Stadion Gelora Sriwijaya, Kota Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (30/4/2026).
“Tujuannya [organisasi tersebut] hanya satu, yaitu memastikan masyarakat dalam beraktivitas [bisa] dengan tenang, merasa terayomi serta terlindungi dari potensi bahaya kebakaran maupun gangguan ketertiban,” ujarnya.
Wiyagus menjelaskan, ketiga unsur tersebut memiliki peran strategis dalam mendukung terciptanya ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat (Trantibumlinmas). Oleh karena itu, pemerintah daerah perlu memberikan perhatian serius terhadap penguatan kelembagaan, kapasitas, serta dukungan operasional di lapangan.
Ia mendorong percepatan pembentukan Dinas Damkar dan Penyelamatan yang mandiri di daerah, termasuk penguatan Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) sebagai bagian dari sistem perlindungan masyarakat berbasis partisipasi.
Selain itu, pemerintah daerah juga diminta mengoptimalkan upaya pencegahan melalui penyusunan maupun pemutakhiran regulasi daerah, serta memastikan pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) pada suburusan Trantibumlinmas dan kebakaran.
Penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM) aparatur Damkar, Satpol PP, dan Satlinmas juga menjadi perhatian penting, termasuk dalam mendukung efektivitas penegakan Peraturan Daerah (Perda) dan Peraturan Kepala Daerah (Perkada).
“Kita perkuat kolaborasi sinergisitas dengan stakeholder, TNI, Polri, dan seluruh elemen masyarakat dalam rangka menyukseskan tugas-tugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, kemudian juga Satpol PP dan Satlinmas,” tegasnya.
Upacara tersebut turut dihadiri Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Wali Kota Palembang Ratu Dewa, jajaran Forkopimda Provinsi Sumatera Selatan, serta Kepala Dinas Damkar dan Satpol PP se-Indonesia. Hadir pula Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri Safrizal ZA beserta jajaran pejabat Kemendagri lainnya.***
Baca Juga: Apresiasi Praja IPDN, Wamendagri Bima: Latih Kepemimpinan Atasi Dinamika Pemerintahan
Berita Terkait
-
Apresiasi Praja IPDN, Wamendagri Bima: Latih Kepemimpinan Atasi Dinamika Pemerintahan
-
Wamendagri Wiyagus Apresiasi Peran Strategis Damkar, Satpol PP, dan Linmas Jaga Stabilitas Daerah
-
Mendagri Tito Apresiasi Jajaran TNI, Jaga Inflasi dan Stabilitas Nasional
-
Mendagri Ajak Pemda di Tanah Papua Perkuat Kolaborasi Dukung Program Perumahan
-
Peringatan Hari Otonomi Daerah: Wamendagri Bima Dorong Tata Kelola Pemerintahan Efektif dan Efisien
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
- 5 Rekomendasi Sepeda Roadbike Rp1 Jutaan, Cocok untuk Pemula hingga Harian
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Prabowo Kumpulkan 1.500 Komandan Satuan TNI di Bogor: Kobarkan Semangat Maju Tak Gentar
-
Respons Pratikno Soal Kasus Daycare Aceh: Ada Proses Hukum, Trauma Healing hingga Penutupan
-
Ketum Posyandu Tri Tito Karnavian Dorong Pemulihan Warga Huntara Aceh Utara: Bansos dan Senam Sehat
-
Marak Kasus Kekerasan Anak, Menko PMK Instruksikan Pemda Audit Seluruh Daycare
-
Tak Ikut di Monas, Perisai dan GMNI: May Day Itu Bentuknya Harus Perlawanan, Bukan Lagi Pesta Pora
-
3 WNI Diciduk di Makkah Terkait Haji Ilegal, Ada Petugas yang Terlibat?
-
Butuh 2 Abad Samai Harta Prabowo, Perempuan Mahardika: Buruh Mustahil Sejahtera di Sistem Oligarki!
-
Borok Baru Fadia Arafiq, KPK Usut Dugaan Korupsi Jatah Makan Pasien RS Pekalongan
-
Rugikan Negara Rp2,1 Triliun, Eks Direktur SMP Divonis 4,5 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Kritik Rencana Sertifikasi Aktivis HAM, Legislator PKB: Perlindungan Tak Boleh Bergantung Negara