- Pesepeda asal Iran, Arezoo Eskandari, tiba di Indonesia pada 6 Juni 2026 setelah menempuh perjalanan lintas Asia sejauh 8.000 kilometer.
- Arezoo membawa misi kemanusiaan untuk menyebarkan pesan perdamaian, persaudaraan, dan menghapus stigma negatif terhadap negara asalnya melalui interaksi antarbudaya.
- Melalui perjalanan bertajuk Slow Life, ia memperkenalkan budaya Iran serta mengajak masyarakat global untuk membangun kebaikan melampaui batasan bahasa.
Suara.com - Seorang pesepeda perempuan asal Iran, Arezoo Eskandari, akhirnya menginjakkan kaki di Indonesia setelah menempuh perjalanan lintas Asia selama tujuh bulan.
Bukan sekadar menyalurkan hobi, Arezo membawa misi besar di atas dua rodanya, menyebarkan pesan perdamaian, persaudaraan antar-bangsa, dan menghapus stigma negatif terhadap tanah airnya.
Arezoo tiba di Indonesia pada Sabtu (6/6/2026) malam. Kepada wartawan, ia mengungkapkan bahwa Indonesia adalah negara keenam yang ia kunjungi setelah menempuh jarak lebih dari 8.000 kilometer seorang diri.
Membawa beban seberat 60 kilogram di sepedanya, Arezoo mengaku perjalanannya bukan tanpa rintangan.
Namun, tantangan fisik baginya bukanlah hambatan besar dibandingkan misi kemanusiaan yang ia emban.
"Saya melihat diri saya sebagai perwakilan bangsa besar Iran, ke mana pun saya pergi saya menggunakan pakaian yang melambangkan negara saya, ada simbol negara saya, bendera negara saya, dan saya dengan bangga berkeliling menyampaikan citra dan pesan dari negara saya," ujar Arezoo di AFK Beauty Skin Clinic, Senin (8/6/2026).
Melawan Stigma Melalui Keramah-tamahan
Di tengah situasi global yang sering kali menyudutkan negaranya, Arezoo ingin dunia melihat sisi lain dari Iran yang penuh dengan nilai seni, budaya, dan kedamaian.
Ia menegaskan bahwa apa yang ditampilkan di media sering kali berbeda dengan realitas di lapangan.
Baca Juga: Rudal 'Kiamat' Iran Bikin Israel Lumpuh, Korban Luka Berjatuhan
"Bahwa apa yang dikenal selama ini di media adalah hal yang berbeda dengan apa yang ada di Iran. Saya mencoba mengenalkan bagaimana Iran itu, makanannya, budayanya, seninya, dan keramahan masyarakatnya," ungkapnya.
Arezo merasa hal yang dilakukannya tersebut adalah cara untuk kontribusi dalam interaksi antar bangsa.
"Saya rasa ini adalah cara saya untuk berkontribusi tentang interaksi antar berbagai bangsa, yaitu negara saya Iran dengan negara lainnya," tuturnya.
Sebagai duta wisata untuk provinsi Isfahan, Arezoo membawa pesan persaudaraan yang tulus kepada masyarakat Indonesia.
"Pesan saya adalah memperkenalkan Isfahan dan Iran, menceritakan keramah-tamahan masyarakatnya, mengundang mereka ke Iran, dan menyampaikan pesan perdamaian dan persaudaraan dari negara kami kepada bangsa lain," katanya.
Salah satu pengalaman paling menyentuh bagi Arezoo selama menempuh ribuan kilometer adalah menemukan fakta bahwa kebaikan tidak mengenal batas negara maupun bahasa.
Berita Terkait
-
Gencatan Senjata di Ujung Tanduk: Israel dan Iran Saling Hujani Rudal
-
IRGC Luncurkan Operasi Nasr, Targetkan Pangkalan Udara Utama Israel
-
Blokade Gaza Total! Israel Stop Bantuan Kemanusiaan Pascaserangan Rudal Iran
-
Fotografer Timnas Irak Dideportasi dari AS Usai Ditahan 13 Jam Jelang Piala Dunia 2026
-
Rudal 'Kiamat' Iran Bikin Israel Lumpuh, Korban Luka Berjatuhan
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Nasib 2,3 Juta Keluarga Petani Tembakau Tak Jelas dengan Adanya Aturan Baru
-
Indonesia International Financial Center Dimulai di Jakarta, Bali Disiapkan Jadi Hub Keuangan Global
-
Menitipkan Lansia di Daycare Bukan Berarti Membuang, Melainkan Merawat Kewarasannya
-
IHSG Ambruk ke Level 6.200 Pagi Ini, Cek Saham Migas
-
Bank Jago Tunjukkan Kekuatan Bank Digital, Aset Tembus Rp41,4 Triliun dan Catat Laba Rp189 Miliar
-
Ulasan Lassie Come-Home: Kisah Kesetiaan Anjing yang Menembus Jarak dan Waktu
-
DPRD DKI Minta Pemprov Kebut Penataan Kabel Semrawut Jakarta, Jangan Tunggu Korban Lagi
-
Oknum Dokter RSUD dr Mohammad Zyn Sampang Ditangkap karena Nyabu
-
Pre Order di Blibli Tanggal 22 Juli Hingga 13 Agustus, Lihat Kelebihan Samsung Galaxy Z Flip 8
-
Misteri di Kamar Kos Metro: Menguak Tabir Kepergian Mendadak Dokter Muda Zulfikar