Suara.com - DPRD DKI Jakarta terus mendorong percepatan penyerahan aset fasilitas sosial dan fasilitas umum (Fasos-Fasum) guna mengoptimalkan pembangunan di ibukota.
Melalui langkah tersebut, aset yang telah diserahkan ke Pemprov DKI Jakarta bisa dikelola untuk mendukung berbagai kebutuhan masyarakat.
Termasuk pembangunan fasilitas publik, ruang terbuka hijau, sarana pendidikan, kesehatan, serta infrastruktur penunjang lainnya.
Harapannya, upaya tersebut dapat meningkatkan kualitas pelayanan dan kesejahteraan warga Jakarta secara berkelanjutan.
Untuk itulah, Panitia Khusus (Pansus) Percepatan Penyerahan Aset Fasos dan Fasum terus mengidentifikasi berbagai kendala dalam proses penagihan maupun penyerahan aset tersebut.
Ketua Pansus Inggard Joshua menegaskan, keterbukaan data dan informasi dari seluruh pihak menjadi hal penting dalam mempercepat penyelesaian persoalan aset.
Aset Pemprov DKI bermanfaat mendukung pelayanan publik. Sekaligus meningkatkan potensi pendapatan daerah.
Verifikasi Data Pengembang
Inggard meminta Tim Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan Wilayah (TP3W) menyiapkan data secara rinci. Mengenai aset yang telah maupun yang belum diserahterimakan ke Pemprov DKI.
Baca Juga: Menhan Sjafrie Sebut Manfaat Batalyon Teritorial Pembangunan: Tumpas Begal Hingga Jadi Imam Masjid
Kelengkapan data merupakan langkah penting mempercepat penyelesaian berbagai persoalan aset Fasos dan Fasum yang masih menjadi kewajiban para pengembang.
Sementara itu, Anggota Pansus Dina Masyusin mengungkapkan, kini terfokus pada data 10 pengembang terbesar yang belum memenuhi kewajiban Fasos dan Fasum.
Selanjutnya, Pansus bakal menggelar inspeksi mendadak (Sidak) hingga pemanggilan terhadap pihak pengembang.
Sebab, satu kendala dalam proses penagihan aset di antaranya yakni perubahan kepemilikan perusahaan pengembang. Termasuk belum ada laporan lengkap dari perangkat daerah terkait.
Karena itu, Pansus bersama jajaran eksekutif tengah menyusun dan menyelaraskan data. Sehingga penagihan aset dapat berjalan lebih efektif.
Inspektur Pembantu IV Inspektorat DKI Jakarta Ending Wahyudin mendorong percepatan secara terukur dalam penyelesaian aset Fasos dan Fasum.
Menurut dia, perlu target waktu yang jelas serta tahapan inventarisasi, validasi, dan verifikasi data sebelum peninjauan lapangan.***
Berita Terkait
-
Baru Dilantik, Suhud Alynudin Bongkar Kondisi APBD Jakarta: Masih Defisit, Perlu Cari Cuan!
-
AJI dan PBHI Soroti Batalyon Teritorial Pembangunan: Demokrasi Dipersempit, Pers Terancam Dibungkam
-
Komitmen pada Agenda Strategis Pembangunan, DPRD DKI Jakarta Fokus pada Pengelolaan Sampah
-
Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Tasikmalaya Masuk Tahap Tiga
-
Tiket Masuk Ancol Gratis Mulai 8 Juni, Cek Ketentuannya di Sini!
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Film Istimewa Hadirkan Anak Disabilitas sebagai Tokoh Utama
-
Riset Economist Enterprise: Integrasi Self-Care ke Sistem Kesehatan Perlu Diperkuat
-
Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?