-
Komando Pusat Amerika Serikat telah menyelesaikan serangan udara presisi terhadap objek militer strategis di Iran.
-
Operasi jet tempur AS menghancurkan radar, kendali darat, dan pertahanan udara di Selat Hormuz.
-
Pemboman dilakukan sebagai balasan atas jatuhnya helikopter AS dan gangguan kapal dagang internasional.
"Pasukan AS tetap waspada dan bersikap untuk bertahan melawan agresi Iran yang tidak dapat dibenarkan," tegasnya.
Dampak serangan udara tersebut dikonfirmasi langsung oleh media lokal di Iran yang melaporkan terjadinya serangkaian dentuman masif.
Pulau Qeshm yang berada di lokasi strategis Selat Hormuz bergetar akibat terkena hantaman bom kiriman Pentagon.
"Suara ledakan terdengar di Pulau Qeshm beberapa kali," demikian diposting oleh kantor berita semiresmi Mehr via Telegram.
Sebelum bom menghantam Pulau Qeshm, wilayah pesisir lainnya seperti Bandar Abbas, Sirik, dan Jask telah lebih dulu membara.
Kantor berita Mehr mengabarkan situasi mencekam di mana gelombang serangan kedua kembali menggempur kota pelabuhan Jask secara agresif.
Ketegangan antara Washington dan Teheran di Selat Hormuz merupakan konflik menahun yang kerap mengancam pasokan minyak dunia.
Hubungan kedua negara semakin memburuk setelah serangkaian insiden sabotase kapal tangki dan saling tembak drone di wilayah perairan tersebut.
Jatuhnya helikopter militer Amerika Serikat menjadi pemicu utama yang memaksa Gedung Putih mengambil tindakan militer langsung ke dalam wilayah kedaulatan Iran.
Baca Juga: Iran Sindir AS-Israel: Pembuat Kekacauan akan Hancur Oleh Krisis Buatannya Sendiri!
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
Terkini
-
Menaker Ajak Negara Asia Pasifik Perkuat Pelatihan Tenaga Kerja, Hadapi Pekerjaan Tergeser AI
-
Serangan AS ke Iran, Gelombang Ledakan Terjadi di Kota Jask dan Kouhe Mobarakeh Hingga Pulau Qeshm
-
Dirjen Imigrasi Minta Jajaran Fokus Kerja dan Hilangkan Budaya Kerja Lama yang Tidak Patut
-
Vonis Kasus Andrie Yunus Digelar Hari Ini, Nasib Empat Anggota BAIS TNI Akan Ditentukan
-
DPR: Jangan Terus Salahkan The Fed dan Perang Teluk Saat Rupiah Tertekan
-
Perang Pecah Lagi! Amerika Serang Iran Lagi, Luncurkan Rudal ke Dekat Jalur Minyak Dunia
-
Pengesahan Revisi UU Polri Dikritik, Dinilai Terlalu Terburu-Buru dan Tidak Transparan
-
Hari Ini, Empat Prajurit TNI Jalani Sidang Putusan Kasus Penyiraman Andrie Yunus
-
Bukan Cuma Megathrust, Sesar Misterius Ini Membentang dari Jakarta ke Surabaya, Seberapa Bahaya?
-
Kejar Quick Wins! Prabowo Boyong Menkes ke Lampung Besok demi Resmikan RSUD Baru