- Kejaksaan Agung menggeledah enam lokasi di berbagai kota untuk mengumpulkan bukti dugaan korupsi tata kelola Badan Gizi Nasional.
- Kepala Badan Gizi Nasional membantah hoaks terkait tuduhan pembagian persentase dana program kepada Presiden yang beredar di masyarakat.
- Komisi IX DPR RI mengusulkan penghentian sementara program karena ditemukan pemborosan anggaran negara lebih dari satu triliun rupiah.
Komisi IX DPR Usulkan Program MBG Dihentikan Sementara
Fakta yang tidak kalah mengejutkan datang dari parlemen. Komisi IX DPR RI secara resmi mengusulkan agar pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis dihentikan sementara waktu.
Momentum libur sekolah yang dijadwalkan berlangsung dari 29 Juni hingga 10 Juli mendatang dinilai sebagai waktu yang paling tepat untuk melakukan moratorium singkat.
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris, mengungkapkan bahwa usulan penyetopan sementara ini merupakan respons langsung terhadap laporan eksekutif dari Kementerian Koordinator Bidang Pangan.
Seperti diketahui, Kemenko Pangan sebelumnya mendeteksi adanya pembengkakan pos dapur umum di luar rencana awal yang memicu pemborosan anggaran negara hingga lebih dari Rp1 triliun per bulan.
Menurut pandangan Charles, temuan inefisiensi anggaran dengan angka yang sangat fantastis tersebut merupakan sebuah alarm keras bagi keuangan negara.
DPR menilai penghentian sementara ini menjadi momentum krusial yang mutlak diperlukan agar pemerintah dapat melakukan evaluasi total, penataan manajemen, serta pembenahan sistem distribusi secara menyeluruh tanpa harus menguras anggaran negara lebih dalam.
Disclaimer: Ulasan mengenai perkembangan penyidikan kasus korupsi tata kelola MBG oleh Kejaksaan Agung, klarifikasi disinformasi pimpinan BGN, serta usulan moratorium program oleh Komisi IX DPR ini disajikan murni sebagai produk jurnalisme ekonomi-politik publik. Konten ini tidak memuat draf rekomendasi finansial komersial, jaminan kebijakan hukum, ataupun draf instruksi bisnis penempatan modal yang mengikat.
Baca Juga: Andrew Mulyono Bos Vendor Motor Listrik Jadi Tersangka Kelima Korupsi MBG, Ini Perannya
Berita Terkait
-
Nasib 21 Ribu Motor Listrik Era Dadan, Jadi Besi Tua atau Dipaksa Jalan Demi MBG?
-
Partai Gelora Desak Penghapusan Threshold, Klaim DPR Buka Ruang Diskusi
-
ICW: Vonis Rendah Pejabat BPK Tak Beri Efek Jera, Korupsi Terus Berulang
-
Evaluasi MBG dan Krisis Regenerasi Petani Jadi Sorotan, Dudung Akui Program Perlu Ditata Ulang
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
4 Kulkas dengan Fitur Pembeku Cepat, Bikin Es Batu dan Makanan Beku Lebih Praktis
-
Rudal Iran Hancurkan Perusahaan China di Kuwait, 1 Orang Tewas
-
Detik-detik Perlawanan Sengit Korban Gagalkan Aksi Pelecehan Seksual di Kebun Karet Sukabumi
-
5 Pilihan Sunscreen untuk Motoran Sesuai Review: Tahan Keringat dan Tak Bikin Kusam
-
Selamat Tinggal BBM? Prabowo Ingin Semua Kendaraan di Indonesia Berbasis Listrik
-
Ulasan Buku Cukup Jadi Kamu, Seni Menghargai Diri Tanpa Pengakuan Orang Lain
-
61 Ribu Siswa Jakarta Belum Nikmati Sekolah Gratis
-
ASUS ExpertBook Ultra: Laptop Profesional dengan Mobilitas Tinggi dan Performa AI
-
Eks Satria Muda Gelar Liga Antar Akademi, Dorong Pembinaan Basket Usia Dini
-
Menerka Siasat Licik Vietnam Hentikan Mitchell Baker: Tekel Brutal atau Sikutan?