- Frans Antony, pengendali keuangan jaringan narkoba Fredy Pratama, ditangkap polisi di Malaysia pada Kamis, 18 Juni 2026.
- Tersangka berstatus buronan sejak 12 November 2023 atas kasus tindak pidana pencucian uang jaringan Fredy Pratama.
- Penangkapan ini mempermudah penyidik Bareskrim Polri dalam membongkar aliran dana serta struktur jaringan narkoba internasional tersebut.
Suara.com - Pelarian Frans Antony, pengendali keuangan jaringan narkoba internasional Fredy Pratama, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun masuk daftar buronan. Selama menjadi DPO, Frans diketahui sempat bersembunyi di kawasan elite Bangkok, Thailand, sebelum akhirnya ditangkap di Malaysia.
Direktur Tindak Pidana Narkoba (Dirtipidnarkoba) Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso mengungkapkan Frans resmi ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak 12 November 2023 dalam kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang berkaitan dengan jaringan Fredy Pratama.
“Berdasarkan penyidikan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang dilakukan oleh Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, Frans Antony telah resmi ditetapkan sebagai DPO pada tanggal 12 November 2023,” kata Eko di Jakarta, Jumat (19/6/2026).
Dalam pelariannya, Frans berpindah-pindah lokasi di Thailand untuk menghindari pengejaran aparat. Ia sempat tinggal di kawasan Phatthanakan, Bangkok, sebelum kemudian menetap hampir dua tahun di kawasan Narasiri.
Eko menyebut Phatthanakan bukan wilayah sembarangan. Kawasan tersebut dikenal sebagai salah satu area elite di Bangkok.
“Phatthanakan ini merupakan daerah cukup elit di Kota Bangkok, Thailand,” ujarnya.
Menurut penyidik, selama bersembunyi di Thailand, Frans mendapat perlindungan dan bantuan dari orang-orang suruhan jaringan Fredy Pratama yang merupakan warga negara Thailand.
Setelah bertahun-tahun lolos dari kejaran aparat, Frans akhirnya terlacak saat berada di Malaysia.
Ia ditangkap tim gabungan Dittipidnarkoba Bareskrim Polri dan Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Polri di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur pada Kamis (18/6/2026) pukul 07.30 waktu setempat.
Baca Juga: Bongkar Modus Mi Instan Isi 5,2 Kg Ganja! Bareskrim Tangkap Pengedar Sugiono di Malang
Polri juga mengungkap bahwa saat memasuki Malaysia secara ilegal, Frans kembali mendapat bantuan dari jaringan Fredy Pratama. Namun upaya pelariannya akhirnya terhenti setelah aparat berhasil mengamankannya.
Pada Jumat (19/6/2026), Frans diterbangkan ke Jakarta dan tiba di Gedung Bareskrim Polri sekitar pukul 15.28 WIB untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Frans diketahui merupakan salah satu orang kepercayaan Fredy Pratama yang berperan mengendalikan aliran dana jaringan narkoba internasional tersebut.
Selain itu, ia juga memiliki hubungan dekat dengan Fredy karena keduanya merupakan teman semasa SMA di Kalimantan Selatan.
Penangkapan Frans dinilai menjadi pintu penting bagi penyidik untuk membongkar aliran dana serta struktur jaringan narkoba Fredy Pratama yang selama ini dikendalikan dari luar negeri. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Dua Direktur PT Simba Jaya Utama Ditahan Terkait Sindikat Emas Ilegal & TPPU
-
Disebut Meninggal karena Kurang Minum, Migrant Watch Soroti Bekas Sayatan di Jenazah PMI NTT
-
Demo Mahasiswa Kepung DPR Hari Ini, Protes BBM Naik hingga MBG: Skripsi Saja Ada Direvisi!
-
BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Promo Spesial Puma Speedcat Ballet dengan Bonus Gift Card Rp250 Ribu
-
KPK Lelang Barang Rampasan Koruptor, iPhone XS Rp 231 Ribu Laku Rp 34 Juta
-
AMMSI Dukung MBG Ditiadakan Saat Libur Sekolah, Tegaskan Tolak Praktik 'Jual Beli Titik' Dapur Liar
-
Ribuan Mahasiswa Geruduk DPR Demo Harga BBM, Jalan Gatot Subroto Ditutup
-
Tersangka Kasus Korupsi Haji Asrul Aziz Ajukan Penangguhan Penahanan
-
Aksi di DPR, PB HMI MPO Angkat Patung Jelangkung dan Serukan 'Pembebasan Nasional'
-
Bukan Urusan Politik, Mensesneg Bongkar Isi Pertemuan Didit Hediprasetyo dan Jokowi