- Ketua Umum Partai Demokrat, AHY, menanggapi isu politik dukungan dua periode pemerintahan Prabowo-Gibran saat berada di Jakarta.
- Partai Demokrat menyatakan fokus utamanya saat ini adalah menjaga pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat luas.
- Pemerintah didorong memprioritaskan pembangunan infrastruktur yang memberikan dampak langsung bagi produktivitas rakyat serta penguatan ekonomi domestik.
Suara.com - Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), memberikan respons terkait isu arahan Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi kepada Partai Solidaritas Indonesia (PSI) untuk mendukung kepemimpinan Prabowo-Gibran selama dua periode.
AHY menegaskan, bahwa kekinian Partai Demokrat lebih memilih untuk fokus pada persoalan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat daripada terjebak dalam dinamika politik jangka panjang.
"Pertama, saya rasa kita fokus dulu ya di urusan dalam negeri. Fokus kita adalah ekonomi. Kita ingin memastikan pertumbuhan bisa dijaga," ujar AHY ditemui di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (22/6/2026).
Menurutnya, prioritas mendesak yang perlu dikawal saat ini adalah menjaga daya beli masyarakat, memastikan lapangan pekerjaan terbuka luas, serta menekan angka kemiskinan dan ketimpangan.
Ia menilai penguatan sektor ekonomi domestik adalah kunci utama stabilitas negara saat ini.
Sejalan dengan fokus ekonomi tersebut, AHY juga menyoroti pentingnya paradigma baru dalam pembangunan infrastruktur.
Ia mendorong agar pemerintah memprioritaskan proyek yang memberikan dampak langsung dan cepat bagi produktivitas rakyat, seperti perbaikan jalan daerah dan penguatan sistem irigasi.
"Jadi tidak terlalu lama menunggu dampak dari setiap pembangunan infrastruktur. Mengapa jalan daerah harus dibangun dengan baik, irigasi harus juga diperkuat dan lain sebagainya. Fokus Demokrat di sana," jelasnya.
Terkait memanasnya isu politik mengenai dukungan dua periode untuk pemerintahan mendatang, AHY menganggap hal tersebut sebagai dinamika yang wajar dalam demokrasi.
Baca Juga: Polda Metro Jaya Tegaskan Penanganan Kasus Roy SuryoDokter Tifa Sesuai Prosedur KUHAP
Namun, ia mengingatkan bahwa fokus kerja tidak boleh teralihkan karena perjalanan menuju kontestasi berikutnya masih cukup jauh.
"Saya rasa biasa ya, dinamis dan saya rasa wajar-wajar saja kalau politik kadang menghangat. Tetapi mari kita sama-sama menyadari ini masih tahun 2024, menuju 2029 juga masih agak lama," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Polda Metro Jaya Tegaskan Penanganan Kasus Roy SuryoDokter Tifa Sesuai Prosedur KUHAP
-
Pengamat Sebut Masa Depan Politik Gibran Sangat Bergantung pada Pengaruh Jokowi
-
Sambil Berseru Allahuakbar, Roy Suryo Tinggalkan RS Polri Menuju Polda Metro Jaya
-
Malam Ini Dijemput dari RS Polri! Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan
-
Roy Suryo dan dr Tifa Sakit Usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Gibran: Semoga Segera Sembuh!
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Disegel Kejagung, Nasib Ribuan Unit Motor Listrik MBG Menunggu Keputusan BGN
-
ITDC Dilaporkan ke KPK, Diduga Rugikan Negara Miliaran di Proyek Mandalika
-
Karangan Bunga Hitam Putih Dedi Mulyadi Jadi Sorotan di Balai Kota
-
Bos Blueray Cargo Dituntut 3 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Pejabat Bea Cukai
-
Polda Metro Jaya Tegaskan Penanganan Kasus Roy SuryoDokter Tifa Sesuai Prosedur KUHAP
-
Ancaman Donald Trump Dibalas, Iran Siapkan Angkatan Bersenjata di Garis Depan
-
Pengamat Sebut Masa Depan Politik Gibran Sangat Bergantung pada Pengaruh Jokowi
-
Pemadaman Listrik Berakhir! PLN Umumkan Pasokan Mulai Stabil
-
Polisi Siagakan 3.761 Personel Gabungan untuk Amankan Aksi di Monas dan Gedung DPR
-
Richard Muljadi Ditangkap Kasus Apa? Cucu Konglomerat Buronan Kejaksaan Terancam 8 Tahun di Bui