News / Nasional
Senin, 22 Juni 2026 | 13:09 WIB
Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). (Suara.com/Bagaskara)
Baca 10 detik
  • Ketua Umum Partai Demokrat, AHY, menanggapi isu politik dukungan dua periode pemerintahan Prabowo-Gibran saat berada di Jakarta.
  • Partai Demokrat menyatakan fokus utamanya saat ini adalah menjaga pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat luas.
  • Pemerintah didorong memprioritaskan pembangunan infrastruktur yang memberikan dampak langsung bagi produktivitas rakyat serta penguatan ekonomi domestik.

Suara.com - Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), memberikan respons terkait isu arahan Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi kepada Partai Solidaritas Indonesia (PSI) untuk mendukung kepemimpinan Prabowo-Gibran selama dua periode.

AHY menegaskan, bahwa kekinian Partai Demokrat lebih memilih untuk fokus pada persoalan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat daripada terjebak dalam dinamika politik jangka panjang.

"Pertama, saya rasa kita fokus dulu ya di urusan dalam negeri. Fokus kita adalah ekonomi. Kita ingin memastikan pertumbuhan bisa dijaga," ujar AHY ditemui di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (22/6/2026).

Menurutnya, prioritas mendesak yang perlu dikawal saat ini adalah menjaga daya beli masyarakat, memastikan lapangan pekerjaan terbuka luas, serta menekan angka kemiskinan dan ketimpangan.

Ia menilai penguatan sektor ekonomi domestik adalah kunci utama stabilitas negara saat ini.

Sejalan dengan fokus ekonomi tersebut, AHY juga menyoroti pentingnya paradigma baru dalam pembangunan infrastruktur.

Ia mendorong agar pemerintah memprioritaskan proyek yang memberikan dampak langsung dan cepat bagi produktivitas rakyat, seperti perbaikan jalan daerah dan penguatan sistem irigasi.

"Jadi tidak terlalu lama menunggu dampak dari setiap pembangunan infrastruktur. Mengapa jalan daerah harus dibangun dengan baik, irigasi harus juga diperkuat dan lain sebagainya. Fokus Demokrat di sana," jelasnya.

Terkait memanasnya isu politik mengenai dukungan dua periode untuk pemerintahan mendatang, AHY menganggap hal tersebut sebagai dinamika yang wajar dalam demokrasi.

Baca Juga: Polda Metro Jaya Tegaskan Penanganan Kasus Roy SuryoDokter Tifa Sesuai Prosedur KUHAP

Namun, ia mengingatkan bahwa fokus kerja tidak boleh teralihkan karena perjalanan menuju kontestasi berikutnya masih cukup jauh.

"Saya rasa biasa ya, dinamis dan saya rasa wajar-wajar saja kalau politik kadang menghangat. Tetapi mari kita sama-sama menyadari ini masih tahun 2024, menuju 2029 juga masih agak lama," pungkasnya.

Load More