- Polda Metro Jaya menangkap dua tersangka berinisial T dan Y di Jakarta Pusat terkait penyelundupan narkotika.
- Pelaku menyembunyikan 94 cartridge etomidate dan 102 pil ekstasi di dalam kemasan beras Basmati asal India.
- Penyelidikan mengungkapkan modus pengiriman narkoba dari Medan ini melibatkan jaringan sindikat pengedar narkotika asal Malaysia.
Suara.com - Polda Metro Jaya membongkar modus penyelundupan narkotika jenis etomidate dan ekstasi yang disembunyikan di dalam kemasan beras Basmati asal India. Dua pria berinisial T (26) dan Y (29) diringkus dalam penggerebekan di kawasan Jakarta Pusat.
Penangkapan bermula dari laporan masyarakat mengenai aktivitas mencurigakan di sebuah rumah kos kawasan Paseban, Sabtu (20/6/2026). Saat digeledah, petugas menemukan satu kardus berisi lima bungkus beras Basmati dan bumbu kari yang telah dimodifikasi sebagai tempat penyimpanan narkoba.
Dari dalam kemasan pangan tersebut, polisi menyita 94 cartridge etomidate berlogo “Batman” dan 100 butir pil ekstasi. Pengembangan berlanjut ke sebuah apartemen di Tanah Abang, di mana petugas menemukan tambahan dua butir ekstasi.
“Modus yang dilakukan pelaku dengan pengiriman melalui jasa ekspedisi dari Medan menuju Jakarta yang disamarkan di dalam kemasan beras India,” ungkap Kasubdit 2 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, AKBP Triyatno Pamungkas, Kamis (25/6/2026).
Pihak kepolisian mengendus adanya keterlibatan sindikat internasional dalam kasus ini.
Berdasarkan hasil interogasi, kedua pelaku diduga kuat terhubung dengan jaringan pengedar asal negeri jiran.
“Kami mendapat informasi pelaku berkaitan dengan jaringan asal Malaysia,” tambah Triyatno.
Selain narkotika, polisi turut mengamankan empat unit ponsel dan uang tunai senilai Rp700 ribu sebagai barang bukti pendukung.
Kekinian, kedua tersangka telah dijebloskan ke tahanan Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya guna menjalani penyidikan lebih lanjut dan memburu anggota jaringan lainnya.
Baca Juga: Tragis di Negeri Rantau, PMI Asal Aceh dan Bayinya Tewas Diduga Dibunuh di Malaysia
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
PGRI: Jangan Cap Guru Mata Duitan karena Minta Gaji Layak
-
Modus 'Tak Diklik': KPK Bongkar Pungli dan Setoran Gelap Kanim Bali untuk Eks Wamen Silmy Karim
-
Nasib Pilu Korban Penyekapan Bandung, Menkes Tak Bisa Jamin Pulih Sempurna
-
Negara Eropa Bersatu untuk Venezuela, Kirim Banyak Bantuan Termasuk Pesawat Angkut A400M
-
Buntut Viral di Medsos, Kawasan Senopati Kena 'Sikat' Petugas: Mobil Mewah Ikut Kena Angkut!
-
Geger Siswa SD Demo Dukung MBG, Saat Hak Anak Dirampas Demi 'Syahwat' Orang Dewasa
-
Update Gempa Venezuela, Korban Tewas Tembus 164 Orang
-
Tiga Manajer KDMP dan KNMP Meninggal di Latsarmil! DPR Desak Evaluasi Total Latihan Fisik
-
Skandal Suap dan Gratifikasi Rp2,5 Miliar! Ketua dan Wakil PN Depok Segera Disidang di Bandung
-
Rekayasa Lalu Lintas Bundaran HI 27 Juni, Cek Rute Alternatif dan Kantong Parkir HUT Jakarta