- Bupati Purwakarta, Om Zein, menuai kritik publik karena lagu ciptaannya dinilai mengandung stereotip negatif terhadap perempuan.
- Anggota DPR RI Atalia Praratya mengkritik lirik lagu tersebut karena dianggap merendahkan martabat perempuan dan budaya Sunda.
- LBH Jabar melayangkan somasi terbuka menuntut Om Zein menghapus lagu tersebut dari seluruh platform media sosial.
Suara.com - Lagu "Lalaki Langit, Lalanang Bejat" ciptaan Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein atau Om Zein menjadi perbincangan publik setelah menuai kritik dari berbagai kalangan karena dinilai memuat stereotip terhadap perempuan.
Banyak yang penasaran dengan isi lirik dan arti lagu berbahasa Sunda yang diciptrakan oleh Om Zein tersebut.
Perdebatan semakin meluas setelah Anggota Komisi VIII DPR RI Atalia Praratya menyampaikan kritik terbuka terhadap isi lagu tersebut melalui media sosial pribadinya.
Polemik tidak berhenti di ruang diskusi publik karena Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jabar kemudian melayangkan somasi terbuka kepada Om Zein dan meminta lagu tersebut ditarik dari seluruh platform digital.
Lirik Lagu Lalaki Langit Lalanang Bejat
Lagu berbahasa Sunda berjudul Lalaki Langit, Lalanang Bejat pertama kali diperkenalkan dalam rangkaian acara Hajat Bumi di Lingga Mukti.
Saat diperkenalkan, lagu tersebut disebut sebagai ungkapan rasa syukur karena terlahir sebagai laki-laki.
Belakangan, Om Zein mengunggah lagu itu melalui akun TikTok pribadinya pada 18 Januari 2026. Berikut lirik dan artinya.
Nuhun Gusti
Terima kasih Tuhan
Tos nyiptakeun kuring jadi lalaki
Sudah menciptakan aku jadi laki-laki
Baca Juga: Lirik Lagu Erika oleh OSD HMT ITB yang Berisi Pelecehan Seksual
Cacak mun jadi awewe
Andai saja jadi perempuan
ES-Em-Pe kelas tilu
SMP kelas tiga
Tos Karuron tujuh kali
Sudah keguguran tujuh kali
Nuhun Gusti
Terima kasih Tuhan
Tos nyiptakeun kuring jadi lalaki
Sudah menciptakan aku jadi laki-laki
Teu kudu meuli kutang
Tidak usah membeli bra
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Bukan Cuma Rokok, Ini Alasan Kanker Paru Masih Sulit Ditangani di Indonesia
-
Teka-teki Pertemuan 2 Juni: Menhut Raja Juli Bakal Dicecar Soal Skandal Izin Hutan Kuansing
-
Libur Sekolah Mau Habis? Cek 64 Ribu Tiket Kereta Daop 1 dan Diskon Gede 30 Persen!
-
32 Ibu Hamil Lolos Skrining Latsarmil, Komnas Perempuan Bongkar Bobroknya Seleksi SPPI!
-
Kasus GMS di SMA Strada Bukti Kegagalan Sistemik Negara Lindungi Siswa Disabilitas
-
Sindir Prabowo Soal 'Kebocoran', JPPI: Program MBG Pelaku Utama Pencaplok Dana Guru!
-
Skandal Suap Hutan Kuansing Merembet ke Kemenhut, Peran Pusat Kini Mulai Didalami!
-
Dulu Disekap, Kini Dipolisikan! Karyawan Toko Padel Jaksel Diduga Curi 10 Raket
-
Ada di Rumah Saat OTT, Istri Kedua Bupati Kuansing Sempat Diamankan KPK Terkait Suap Jabatan
-
TikTok PHK Ratusan Karyawan Posisi Penting di Irlandia, Lebih Pilih Pakai AI