- PNM memperluas akses layanan keuangan formal ke wilayah 3T untuk membantu perempuan pelaku usaha ultra mikro.
- Lembaga ini menyediakan pembiayaan dan pendampingan intensif guna meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat di pelosok Indonesia.
- Sinergi melalui Danantara Indonesia memperkuat kapasitas operasional agar distribusi layanan keuangan berdampak nyata bagi pembangunan nasional.
Sinergi antar BUMN yang didorong oleh Danantara memungkinkan akses pembiayaan dan pemberdayaan menjangkau lebih banyak masyarakat yang selama ini berada di luar radar layanan keuangan formal.
Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia sekaligus Kepala BP BUMN Dony Oskaria mengimbau untuk terus mengarahkan dukungan pembiayaan kepada sektor-sektor produktif yang mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan daya saing dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat salah satunya pemberdayaan UMKM.
Arahan ini menjadi kompas bagi seluruh entitas di bawah Danantara untuk memastikan setiap rupiah yang disalurkan memberikan dampak sosial dan ekonomi yang signifikan.
Bagi lembaga pemberdayaan ini, menyalurkan pembiayaan hanyalah langkah awal dari sebuah proses panjang.
Hal yang membedakan pendekatan mereka dengan lembaga keuangan lainnya adalah keberlanjutan dalam pemberdayaan.
Proses ini mencakup pendampingan usaha secara intensif, penguatan kapasitas kewirausahaan, peningkatan literasi keuangan, hingga pembangunan karakter nasabah.
Pendekatan holistik ini memastikan bahwa setiap pembiayaan yang diterima benar-benar mampu mengubah kualitas hidup para nasabah secara permanen.
Metode pendampingan ini terbukti efektif dalam membantu jutaan perempuan prasejahtera.
Mereka tidak hanya mampu bertahan dalam menjalankan usaha kecilnya, tetapi juga mulai menciptakan lapangan pekerjaan baru di lingkungan sekitarnya.
Baca Juga: Danantara Baru Mau Jalankan 26 Proyek Hilirisasi Rp225 Triliun
Dengan demikian, mereka bertransformasi menjadi penggerak ekonomi lokal yang tangguh di wilayah masing-masing.
Transformasi ini juga berjalan beriringan dengan semangat Melayani Sepenuh Hati yang diusung oleh Danantara melalui program unggulan Danantara Indonesia CX100.
Program ini dirancang untuk mendorong seluruh BUMN membangun pengalaman pelanggan yang unggul.
Dalam konteks ini, kualitas pengalaman masyarakat saat berinteraksi dengan layanan menjadi ukuran utama keberhasilan, bukan lagi sekadar angka-angka capaian operasional di atas kertas.
Semangat pelayanan tersebut sebenarnya telah lama mendarah daging dalam operasional di lapangan.
Para Account Officer yang bertugas bukan hanya berperan sebagai petugas lapangan yang mengurus administrasi, melainkan menjadi pendamping setia bagi para nasabah.
Mereka mengenal kondisi kehidupan nasabah secara mendalam, memahami tantangan yang dihadapi, dan tumbuh bersama dalam setiap proses pemberdayaan.
Nilai-nilai dalam CX100 kini semakin memperkuat budaya pelayanan tersebut agar setiap interaksi menghadirkan pengalaman yang mudah, tepat, hangat, dan bermakna bagi masyarakat.
“Keberhasilan bukan diukur dari seberapa jauh kami menyalurkan pembiayaan, tetapi seberapa jauh kami mampu menghadirkan harapan hingga ke wilayah yang paling sulit dijangkau. Di bawah naungan Danantara, kami memiliki optimisme yang lebih besar untuk memperluas akses pembiayaan dan pemberdayaan hingga pelosok Indonesia,” tambah Kindaris.
Optimisme ini didasari pada keyakinan bahwa setiap perempuan prasejahtera di Indonesia berhak mendapatkan kesempatan yang sama untuk tumbuh dan berkembang.
Oleh karena itu, komitmen untuk mendukung transformasi Danantara terus diperkuat dengan memastikan setiap layanan tidak hanya efektif dan mudah diakses, tetapi juga memberikan dampak nyata yang manusiawi bagi kehidupan masyarakat luas.
Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, tantangan distribusi layanan di Indonesia memang sangat kompleks.
Namun, dengan memastikan tidak ada satu pun masyarakat yang tertinggal hanya karena faktor letak geografis, pembangunan ekonomi inklusif dapat benar-benar terwujud.
Ketika akses layanan keuangan mampu menembus batas-batas pegunungan, pulau-pulau kecil, hingga kawasan perbatasan, maka pembangunan ekonomi nasional tidak lagi bersifat eksklusif, melainkan menjadi milik seluruh rakyat Indonesia.
Berita Terkait
-
Danantara Baru Mau Jalankan 26 Proyek Hilirisasi Rp225 Triliun
-
BPJS Kesehatan Perluas Akses JKN di Wilayah 3T melalui Viola dan BPJS Keliling
-
Prabowo Sebut Banyak BUMN Mau Dijual ke Asing: PT PAL, PT Pindad dan PTDI Dibunuh
-
BRI dan Danantara Percepat Transformasi untuk Tingkatkan Efisiensi Pendanaan
-
Selaras dengan Danantara, BTN Perkuat Transformasi Bisnis dan Bukukan Kinerja di Atas Rata-Rata
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Bukan Cuma Iseng, Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Ternyata Pernah Ancam Pak RT
-
Pilu! Korban Rudapaksa Jagakarsa Melahirkan, Bayi Terpaksa Diserahkan ke Dinsos
-
Jadi Tersangka, Kejagung Klaim Febrie Adriansyah Mundur Sukarela dan Tak Lagi Dikawal TNI
-
Skandal Korupsi Lingkaran Prabowo, Uji Transparansi dan Integritas Penegakan Hukum
-
Prabowo Perintahkan Harga Khusus BBM untuk Nelayan Kapal 30200 GT
-
Pimpinan Ponpes Pembakar Santri Segera Ditahan, Polisi Ungkap Fakta Miris Sejak 2005
-
DPR Cium Aroma Intervensi Elite Kasus Pembakaran Santri Lombok, Singgung Jaringan Nahdlatul Wathan
-
BNI Lakukan Serangkaian Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR
-
Kejagung Bantah Febrie Adriansyah Umrah Usai Tersangka: Sudah Dicekal, Masih di Indonesia
-
KPK Masih Buka Peluang Supervisi Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Siap Pantau