- Pemerintah Indonesia mendorong peningkatan produksi migas nasional dengan memperkuat sistem keamanan infrastruktur dari berbagai risiko gangguan operasional.
- CEO Nawakara Dino Hindarto menyatakan pada 14 Juli 2026 bahwa ancaman fisik, sosial, dan siber dapat menghambat target produksi.
- Industri migas perlu menerapkan sistem keamanan terintegrasi menggunakan teknologi canggih guna memastikan kelancaran operasional dan menjaga kepercayaan investor.
Suara.com - Pemerintah terus mendorong peningkatan produksi minyak dan gas bumi (migas) nasional. Di tengah upaya tersebut, sistem keamanan dinilai menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kelancaran operasional sektor hulu migas, mulai dari perlindungan infrastruktur hingga mitigasi risiko gangguan sosial dan serangan siber.
President Director & CEO PT Nawakara Perkasa Nusantara Dino Hindarto mengatakan tantangan keamanan di industri migas kini semakin kompleks. Gangguan seperti pencurian aset, sabotase, konflik sosial, hingga ancaman terhadap sistem digital dapat berdampak langsung pada keberlangsungan produksi.
"Keamanan bukan hanya soal melindungi aset, tetapi memastikan operasional berjalan tanpa gangguan sehingga target produksi dapat tercapai," kata Dino dalam keterangannya, Selasa (14/7/2026).
Menurut dia, banyak fasilitas migas berada di wilayah terpencil dengan area operasi yang luas sehingga memerlukan sistem pengamanan yang mampu mendeteksi potensi ancaman sejak dini.
Selain keamanan fisik, hubungan dengan masyarakat sekitar, pengelolaan isu sosial, serta koordinasi dengan para pemangku kepentingan juga menjadi aspek penting dalam menjaga kelancaran proyek migas.
Di sisi lain, transformasi digital di sektor energi menghadirkan tantangan baru. Pemanfaatan teknologi seperti Supervisory Control and Data Acquisition (SCADA), Internet of Things (IoT), dan sistem pemantauan jarak jauh dinilai meningkatkan efisiensi, namun juga membuka potensi risiko serangan siber terhadap sistem operasional.
Untuk menjawab tantangan tersebut, Dino menilai industri perlu menerapkan sistem keamanan yang terintegrasi, menggabungkan sumber daya manusia, prosedur operasional, dan teknologi dalam satu ekosistem.
Ia mencontohkan pemanfaatan teknologi seperti kecerdasan buatan (AI) untuk analisis video, command center, drone surveillance, hingga sensor berbasis IoT dapat membantu mendeteksi gangguan lebih cepat dan mempercepat pengambilan keputusan saat terjadi insiden.
"Dalam industri migas, setiap menit downtime memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Karena itu, investasi pada sistem keamanan juga berkontribusi terhadap efisiensi operasional," ujarnya.
Baca Juga: Cara Baru Jaring Talenta Keamanan Siber lewat Turnamen Esports
Menurut Dino, keberadaan sistem keamanan yang andal juga dapat meningkatkan kepercayaan investor karena memberikan kepastian terhadap keberlangsungan proyek.
Ia menambahkan, paradigma keamanan sebagai sekadar biaya operasional sudah mulai bergeser menjadi bagian dari strategi manajemen risiko perusahaan.
"Ketika risiko keamanan dapat dikelola dengan baik, proyek menjadi lebih stabil, investasi lebih terjaga, dan iklim usaha menjadi lebih kondusif," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Medco E&P Perkuat Ekonomi Warga Muba Lewat Budidaya Lele Berkelanjutan
-
Prabowo Didesak Evaluasi KDKMP, Dinilai Menyimpang dari Semangat Koperasi
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Perkuat Sinergi, Buka Jalan Pendidikan bagi Putra-Putri Daerah
-
AHY dan Merry Riana Hadir Bersama Sahabat Ojol, Nobar Piala Dunia 2026
-
PTBA Dukung Pengungkapan Tambang Batubara Ilegal di Muara Enim, 11 Tersangka Ditangkap
-
KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi Gubernur Jambi dan Bupati Tebo
-
Ahli Ekonomi UGM di Sidang PTUN: ART Indonesia-AS Bukan Sekadar Soal Tarif
-
Mega Korupsi Jampidsus Ganggu Ekonomi Nasional dan Kepercayaan Investor
-
Gianni Infantino Dilaporkan ke IOC Buntut Kontroversi Penangguhan Kartu Merah Balogun
-
Bank Jambi Dibobol, Dana Rp144,82 Miliar Diduga Dicuci Lewat Kripto