News / Internasional
Kamis, 16 Juli 2026 | 08:39 WIB
Mohammad Bagher Ghalibaf (Parlemen IRAN)
Baca 10 detik
  • Iran menerapkan strategi ganda melalui kesiapan militer total dan keterbukaan jalur diplomasi.

  • Konflik eksistensial dengan Amerika Serikat memicu pengetatan kendali Iran di Selat Hormuz.

  • Ketua Parlemen Iran menjamin perlindungan penuh bagi warga selatan yang terdampak serangan.

"Anda adalah darah kehidupan Iran, dan kami akan mengorbankan hidup kami untuk Anda seribu kali," ujar Ghalibaf secara emosional kepada warga.

Langkah ini mempertegas bahwa soliditas internal menjadi kekuatan utama Teheran dalam menghadapi tekanan global.

Hubungan antara Iran dan Amerika Serikat terus membeku pasca penarikan diri Washington dari perjanjian nuklir beberapa tahun lalu. Sanksi ekonomi yang bertubi-tubi membuat Teheran mengambil sikap lebih agresif di koridor maritim global.

Selat Hormuz menjadi titik paling rawan karena merupakan jalur transportasi bagi sepertiga pasokan minyak dunia. Gesekan militer di wilayah ini kerap memicu kekhawatiran krisis energi internasional yang berdampak global.

Load More