- Kemen PPPA, UNODC, dan IOM menggelar peringatan Hari Anti TPPO di Jakarta pada Rabu, 30 Juli 2026.
- Ribuan WNI dan warga Asia Tenggara menjadi korban TPPO operasi penipuan daring melalui lowongan kerja palsu di medsos.
- UNODC menegaskan pencegahan TPPO berbasis digital memerlukan kolaborasi lintas sektor serta peningkatan literasi masyarakat.
Karena itu, menurutnya, upaya pencegahan tidak bisa hanya mengandalkan aparat penegak hukum, tetapi membutuhkan kolaborasi lintas sektor, termasuk penyedia layanan ketenagakerjaan digital.
"UNODC meyakini bahwa dengan menghadirkan edukasi dan pesan-pesan pencegahan di ruang yang digunakan masyarakat untuk mencari peluang kerja, kita dapat meningkatkan kewaspadaan terhadap modus rekrutmen yang menyesatkan serta memperkuat perlindungan bagi para pencari kerja dari risiko perdagangan orang," ujar Abie.
Sebagai bagian dari kolaborasi tersebut, Jobstreet by SEEK menyatakan telah memperkuat sistem keamanan platform melalui proses verifikasi perusahaan, teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk mendeteksi iklan mencurigakan, hingga menyediakan kanal pelaporan bagi pengguna.
Kenali Tanda-Tanda Penipuan Rekrutmen
Para pencari kerja diimbau lebih berhati-hati terhadap tawaran yang terdengar terlalu menggiurkan.
Beberapa tanda yang patut diwaspadai antara lain janji gaji tinggi tanpa kualifikasi yang jelas, permintaan pembayaran biaya administrasi atau pelatihan, hingga proses rekrutmen yang seluruhnya dilakukan melalui akun pribadi atau grup percakapan tidak resmi.
Masyarakat juga disarankan tidak membagikan data pribadi seperti nomor identitas, rekening bank, OTP, atau salinan paspor sebelum memastikan legalitas perusahaan.
Bagi yang ingin bekerja di luar negeri, penting memastikan perusahaan perekrut memiliki izin resmi serta menggunakan visa kerja yang sesuai, bukan visa kunjungan atau wisata.
Di tengah semakin berkembangnya teknologi digital, kewaspadaan menjadi benteng pertama agar pencari kerja tidak terjebak dalam praktik perdagangan orang yang kini semakin sulit dikenali.
Baca Juga: Bekerja di Pub Belum Tentu Korban TPPO, Polisi Buru Pelaku Lain Kasus Eltras
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Aneh, Kenapa Rudal Amerika Serikat Gempur Lokasi yang Sama di Iran dari Serangan Sebelumnya?
-
Riset Doktor UNY Tawarkan Model Evaluasi Baru bagi Calon Guru Madrasah Ibtidaiyah
-
Spider-Man: Brand New Day Jadi Street Level yang Lebih Tangguh dan Dewasa
-
Pelican Crossing Pengganti JPO Tendean Sudah Bisa Digunakan, Pejalan Kaki Kini Tinggal Pencet Tombol
-
Bayar Pakai BRImo, Sosis Indomaret Dapat Diskon Spesial Bulan Ini!
-
Tukin TNI Naik Berapa? Ini Besaran Resminya Menurut Perpres 42 Tahun 2026
-
7 Penyebab Umum Flek Hitam di Wajah, Bukan Hanya karena Sinar Matahari
-
IHSG Tetap Ijo Hingga Sesi I, BBCA dan BBRI Meroket
-
HKI Ngadu ke Menperin, Sebut Pemda Lamban Terbitkan Izin Kawasan Industri
-
PEVC 2026 Akan Digelar Oktober, Bahas Masa Depan Kendaraan Listrik di Indonesia