- Irjen Pol Andi Rian melaporkan data pelanggaran disiplin dan pidana peserta didik sepanjang tahun 2025 kepada Komisi III DPR.
- Pelanggaran berat meliputi praktik kecurangan ujian, penggunaan joki, penyalahgunaan narkotika, hingga tindakan pencurian.
- Sejumlah peserta didik meninggal dunia selama masa pendidikan akibat berbagai gangguan kesehatan, memicu evaluasi ketat standar seleksi kesehatan Polri.
Suara.com - Wakil Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Wakalemdiklat) Polri, Irjen Pol Andi Rian, memaparkan laporan komprehensif mengenai dinamika peserta didik di lingkungan kepolisian sepanjang tahun 2025.
Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi III DPR RI, Andi Rian mengungkap sejumlah pelanggaran berat hingga kasus kematian yang menimpa peserta didik.
Di hadapan para anggota dewan, ia secara terbuka menyampaikan data peserta didik yang terpaksa dijatuhi sanksi hingga pemberhentian karena berbagai pelanggaran disiplin dan pidana.
“Kami laporkan peserta didik bermasalah di tahun 2025. Akpol, terdapat satu peserta dikeluarkan karena perilaku menyimpang,” lapor Andi dalam rapat.
Pelanggaran signifikan juga ditemukan di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK).
Ia mengungkapkan, adanya praktik kecurangan dalam ujian serta keterlibatan dalam penyalahgunaan narkotika.
“Di STIK, 57 peserta kami berikan sanksi turun nilai mental karena merubah nilai ujian. Empat peserta terindikasi narkoba dan empat peserta menggunakan joki di dalam proses ujian,” sambungnya.
Selain itu, tindakan tegas juga diambil di Pusat Pendidikan (Pusdik) Brimob terhadap peserta yang terlibat tindak pidana.
“Di Pusdik Brimob, kami memberhentikan peserta karena kasus pencurian dan narkoba,” tegas jenderal bintang dua tersebut.
Baca Juga: Sabu Rp25,9 Miliar Disembunyikan di Ban Towing, Jaringan Narkoba MedanJakarta Dibekuk Saat Mudik
Selain persoalan disiplin, Lemdiklat Polri juga menyampaikan kabar duka terkait sejumlah personel yang gugur dalam masa pendidikan akibat masalah kesehatan.
Salah satu yang menjadi sorotan adalah meninggalnya seorang taruni Akpol.
“Dengan duka mendalam, kami juga melaporkan peserta didik yang meninggal dunia dalam pendidikan. Di Akpol, seorang taruni gugur akibat heat stroke. Terdapat dua peserta Stupa dan satu peserta Pusdik Sabhara yang meninggal akibat serangan jantung,” ungkapnya.
Kasus kematian juga tercatat di unit pendidikan lainnya dengan diagnosa medis yang beragam, mulai dari gangguan pencernaan hingga penyakit infeksi kronis.
“Satu personil pada Pusdik Brimob karena asam lambung dan satu personil di SPN Papua karena radang paru-paru dan infeksi HIV,” tambahnya.
Rangkaian peristiwa ini, menurutnya, menjadi catatan merah sekaligus bahan refleksi mendalam bagi institusi Polri.
Berita Terkait
-
Bakal Bikin Mewek! Ammar Zoni Siapkan Pledoi 100 Halaman Lebih: Berharap Bebas dari Tuntutan 9 Tahun
-
Kasus Narkoba Guncang TNI AD: Koptu YP Diamankan di Jakarta Timur
-
Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba
-
Jelang Kick Off Piala Dunia 2026, Meksiko Kembali Membara: Polisi Tangkap Bos Kartel Sinaloa
-
Sabu Rp25,9 Miliar Disembunyikan di Ban Towing, Jaringan Narkoba MedanJakarta Dibekuk Saat Mudik
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Pramono Sebut Kelenteng Tian Fu Gong Bisa Jadi Ikon Wisata Religi Jakarta
-
Bidik Kursi Ketum BM PAN, Riyan Hidayat Tegaskan Tegak Lurus ke Zulhas dan Dukung Program Prabowo
-
Tensi Perang Dagang AS-Tiongkok Mereda, Stabilitas Dolar dan Pasar Saham Mulai Kalem
-
Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi
-
Gubernur John Tabo Polisikan Penyebar Voice Note Tuduhan Provokasi Konflik di Wamena
-
Pernyataan Orang Desa Tak Pakai Dolar Menyesatkan, FKBI Ingatkan Prabowo RI Ketergantungan Impor
-
Wamenaker Antisipasi Gelombang PHK Dampak Konflik Timur Tengah
-
BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Aceh
-
Cegah Perang Suku Pecah Lagi, 300 Pasukan Brimob Dikirim ke Wamena
-
Prabowo: Keamanan dan Ketertiban Negara Sangat Ditentukan oleh Pangan