-
Hillary Clinton mengkritik dekorasi emas Gedung Putih era Donald Trump mirip istana Saddam Hussein.
-
Gedung Putih membalas kritik tersebut dengan menyindir kekalahan Hillary Clinton pada Pilpres 2016.
-
Trump terus menambah ornamen emas dan proyek monumen fisik di Washington sejak kembali menjabat.
Juru bicara Gedung Putih Karoline Leavitt mengonfirmasi bahwa seluruh kalimat kecaman pada plakat tersebut ditulis sendiri oleh Trump.
Selain Gedung Putih, Trump gencar menyorot berbagai proyek pembenahan lanskap kota di wilayah District of Columbia. Proyek tersebut mencakup pemugaran kolam pantul National Mall hingga rencana pembangunan "gapura kemenangan" setinggi 250 kaki di atas Sungai Potomac.
Melihat banyaknya perubahan dekorasi fisik tersebut, Clinton berseloroh soal peran baru yang ingin diambilnya setelah kepemimpinan Trump berakhir.
"Bukankah itu ide yang bagus? Menteri pembersihan, perbaikan," seloroh Clinton.
Clinton menyatakan kesiapannya jika harus mengemban tugas khusus sebagai "Menteri Copot Emas" guna merestorasi Gedung Putih.
Kritik tajam Hillary Clinton terhadap perubahan Gedung Putih berakar dari pengalamannya sendiri saat mendampingi Bill Clinton sebagai Ibu Negara. Kala itu, Clinton bertanggung jawab penuh memimpin proyek restorasi historis Ruang Biru (Blue Room) Gedung Putih.
Rekam jejak tersebut membuatnya sangat sensitif terhadap perubahan struktural bangunan yang dinilainya merusak warisan publik. Clinton menegaskan bahwa Gedung Putih merupakan aset milik seluruh rakyat Amerika Serikat, bukan milik pribadi presiden yang sedang menjabat.
Perdebatan ini mencerminkan benturan estetik sekaligus politik antara standar pemeliharaan warisan sejarah dan gaya kepemimpinan personal Trump.
Baca Juga: Perang di Selat Hormuz Berpotensi Mereda dalam 48 Jam Jika AS - Iran Tak Batal Damai
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Niat Minta Minum, Suami di Bandar Lampung Malah Pulang Bersimbah Darah
-
Novel Tanjung Luka, Pencarian Kebenaran di Tengah Prasangka Masyarakat
-
Cemburu Buta Suami di Banyuwangi Berujung Tragedi Minggu Pagi
-
Achilles Bidik Kebutuhan Bisnis dari Transaksi hingga Pendanaan
-
1.300 Penerbangan Dibatalkan karena Topan Dolphin di Shanghai
-
Mitos macOS Lebih Aman Runtuh: Riset Kaspersky Ungkap Pengguna Mac Lebih Rentan Terkena Malware
-
Cushion Glad2Glow Pink dan Silver, Apa Bedanya? Ini Kelebihan Masing-Masing
-
Eks Menhan Mark Esper: Tawaran Damai Iran Konyol, Merasa Lagi di Atas Angin
-
Selat Hormuz Siap Dibuka Jika AS Mau Bayar Kompensasi ke Iran, Berapa Nominalnya?
-
PLTA Garung Pasok Energi Bersih ke Sistem Jawa-Bali, Aliri Listrik 30 Desa