Buntut Nelayan Tewas Janggal di Sel Tahanan, 4 Anggota Polsek Kajang Diperiksa dan Dipatsus

Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:17 WIB
Ilustrasi sel tahanan. (Pixabay/Ichigo)
BACA 10 DETIK
  • Propam Polda Sulsel menempatkan empat personel Polsek Kajang di tempat khusus terkait tewasnya nelayan bernama Anto.
  • Korban Anto meninggal dunia di sel tahanan Mapolsek Kajang pada tanggal 13 Oktober 2026 setelah ditahan atas dugaan kasus ponsel.
  • Keluarga korban melaporkan dugaan penganiayaan berat ke Mabes Polri karena menemukan luka-luka pada tubuh korban.

“Jangka masa waktu meninggal sekitar kurang lebih 11 jam. Dia berada di Polsek Kajang sejak jam 09.00 (pagi) dan mati wafatnya itu jam 20.00,” ungkapnya.

Sementara, pihak keluarga Anto, Kaharuddin mengatakan, jika kehadirannya ke Div Propam Mabes Polri agar penegakan keadilan bisa dilakukan secara transparan, dan dilakukan dengan seadil-adilnya.

“Maksud dan kedatangan kami hadir di Mabes Polri di Divisi Propam Polri ini adalah supaya penegakan keadilan yang transparansi dan seadil-adilnya buat saudara kami Anto yang telah dilakukan oleh oknum aparat polisi yang bertugas di Polsek Kajang,” ungkapnya.

Sementara, Kaharuddin mengaku alasan lain mengadukan kasus ke Propam Mabes Polri. Karena keluarga merasa mendapat intimidasi, agar kasus ini tidak dilanjutkan dan diminta diselesaikan melalui mediasi.

“Supaya tidak ditekan, ditakut-takuti, dibujuk rayu untuk mencabut laporannya yang sudah dimajukan di Polsek Kajang, dan tidak dibujuk rayu untuk melakukan tindakan perdamaian dengan tujuan supaya terduga pelaku mendapatkan keringanan di persidangan nanti,” jelasnya.

Sementara, saat ini empat anggota Polsek Kajang menjalani penempatan khusus (Patsus) dalam rangka pemeriksaan atas kasus tewasnya Anto.

“Yang di mana saat ini sudah dipatsuskan sejumlah 4 orang seperti yang sudah disebutkan inisialnya tadi, yaitu (Aipda) BA, (Briptu) AA, (Bripka) IE, dan (Aipda) A,” ucapnya.

Berdasarkan hasil visum, Anto mengalami luka di sejumlah bagian tubuh, di antaranya leher, perut. Kemudian, ditemukan benda kecil berwarna merah di bagian dubur korban.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com