-
Banner protes oligarki di BSD Tangsel viral di media sosial.
-
Satpol PP mencopot paksa baliho tersebut pada Senin pagi.
-
Juru parkir sempat memperingatkan petugas sebelum spanduk dibongkar.
Suara.com - Banner kritik keras bertuliskan kecaman terhadap oligarki di Jalan Raya Viktor, BSD, Tangerang Selatan, mendadak viral di media sosial.
Sorotan publik langsung tertuju pada baliho tersebut usai diunggah oleh akun Instagram @Tangsel.life.
Kalimat umpatan yang terpampang di papan reklame itu menuding sistem oligarki bikin rakyat miskin.
"Oligarki bajingan bangsat. Go to hell. Bikin rakyat miskin," begitu tulisan banner tersebut.
Keberadaan spanduk provokatif ini sontak memicu perbincangan hangat di tengah dinamika sosial politik masyarakat.
Tak berselang lama, baliho kontroversial itu langsung lenyap dari lokasi penempatannya.
Petugas Satpol PP bergerak cepat menurunkan baliho kritikan tajam itu pada Senin pagi.
Pencopotan paksa ini dilakukan menyusul maraknya perhatian publik di dunia maya.
Seorang juru parkir di sekitar lokasi sempat menyaksikan langsung proses pembongkaran baliho itu.
Ia bahkan sempat melayangkan peringatan kepada petugas yang datang ke lokasi.
Namun, imbauan dari juru parkir tersebut diabaikan begitu saja oleh aparat penegak Perda.
"Ia mengaku sempat mengingatkan petugas Satpol PP agar terlebih dahulu meminta izin kepada pihak yang disebutnya sebagai ‘Bapak’, sosok yang memiliki papan reklame tersebut," tulis postingan tersebut.
Kini, papan reklame di kawasan Rawa Buntu itu sudah kembali bersih seperti sediakala.
Aksi pencopotan ini menutup riwayat spanduk protes yang sempat menjadi pusat perhatian pengendara jalan.
Netizen mengomentari sinis soal ini.
"Giliran gini cepet, giliran jalan rusak lama," tulis netizen dalam komentar postingan tersebut.