Copot Kapolres Sukoharjo Usai Penggeledahan Ponpes, Langkah Kapolri Panen Pujian Ulama Bogor

Senin, 02 November 2026 | 21:51 WIB
Pimpinan Majelis Burdah Miftahussalamah Bogor Ciawi, Habib Nabil bin Ridho Alhabsy dengan Kapolri [Ist]
BACA 10 DETIK
  • Polri memutasi Kapolres Sukoharjo AKBP Andhika Dharma Sena pada 2 November 2026 akibat polemik penggeledahan pondok pesantren.
  • Divisi Propam Polri menonaktifkan serta memeriksa empat personel kepolisian Sukoharjo terkait pengaduan para santri dan pengasuh pesantren.
  • Pimpinan Majelis Burdah Miftahussalamah Habib Nabil mengapresiasi tindakan tegas Kapolri dalam merespons aspirasi masyarakat dan ulama.

Ia juga menilai semangat Polri Bersama Masyarakat harus diwujudkan melalui tindakan nyata, bukan sekadar slogan institusi.

"Ketika suara masyarakat didengar dan aspirasi ulama mendapat respons dari pimpinan tertinggi Polri, di situlah kepercayaan dan kedekatan antara Polri dengan masyarakat semakin terbangun," katanya.

Habib Nabil berharap peristiwa tersebut menjadi evaluasi agar Polri semakin mengedepankan pendekatan humanis dalam menjalankan tugas, khususnya ketika berhadapan dengan lingkungan pendidikan keagamaan dan pesantren.

"Kami berharap langkah ini menjadi contoh bahwa Polri senantiasa hadir sebagai pengayom, pelindung, dan pelayan masyarakat, serta menjadi mitra yang dekat dengan ulama dan pesantren," imbuhnya.

"Sekali lagi, terima kasih dan penghargaan kami kepada Bapak Kapolri. Semoga semangat Polri Bersama Masyarakat terus menjadi ruh dalam setiap pengabdian kepada bangsa dan negara," pungkasnya.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com