- PT MRT Jakarta menegaskan larangan makan dan minum di area berbayar dan kereta Ratangga.
- Aturan tersebut diberlakukan untuk menjaga kebersihan, kenyamanan, serta ketertiban bersama bagi seluruh pengguna jasa transportasi publik tersebut.
- Manajemen meminta petugas tetap mengedepankan pendekatan santun saat menegur penumpang yang melanggar aturan setelah videonya viral.
Suara.com - PT MRT Jakarta (Perseroda) menegaskan larangan makan dan minum di area berbayar stasiun maupun di dalam kereta Ratangga. Penegasan ini disampaikan setelah video petugas sekuriti menegur seorang penumpang yang kedapatan minum di dalam kereta viral di media sosial.
Kepala Divisi Corporate Secretary PT MRT Jakarta (Perseroda) Rendy Primartantyo mengatakan, aturan tersebut berlaku bagi seluruh pengguna jasa untuk menjaga kebersihan, kenyamanan, dan ketertiban selama menggunakan layanan MRT.
"MRT Jakarta memberlakukan larangan makan dan minum di area berbayar stasiun dan di dalam kereta Ratangga untuk menjaga kebersihan, kenyamanan, dan ketertiban bersama," kata Rendy di Jakarta, Selasa (3/11/2026).
Ia menjelaskan, teguran yang disampaikan petugas dalam video tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan tugas untuk menegakkan aturan di lingkungan MRT Jakarta.
Meski demikian, manajemen meminta seluruh petugas tetap mengedepankan pendekatan santun dan persuasif saat mengingatkan penumpang. Teguran juga harus disampaikan dengan tetap menghormati pelanggan.
"Terkait konten yang beredar, petugas mengingatkan pelanggan untuk mematuhi ketentuan tersebut sebagai bagian dari tugasnya. Dalam menjalankan tugas, petugas diharapkan senantiasa menyampaikan imbauan secara santun dan dengan tetap menghormati pelanggan," ujar Rendy.
MRT Jakarta turut mengapresiasi masyarakat yang ikut menjaga fasilitas transportasi publik tersebut. Pengguna jasa juga diminta mematuhi arahan petugas demi kelancaran dan kenyamanan perjalanan.
Sebelumnya, video penumpang yang ditegur karena minum di dalam kereta beredar melalui akun Instagram @lbj_jakarta pada Sabtu (31/10) pagi.
Dalam rekaman itu, terlihat dua anggota sekuriti menghampiri dan menegur penumpang tersebut.