- Polda Metro Jaya berencana menerapkan sistem satu pintu di Kampung Boncos untuk memutus stigma narkoba.
- Kebijakan pengawasan pendatang ini memerlukan persetujuan warga setempat serta koordinasi bersama pemerintah daerah terkait.
- Pendatang tanpa tujuan jelas yang masuk wilayah tersebut akan menjalani pemeriksaan tes urine secara langsung.
Suara.com - Polda Metro Jaya akan menerapkan sistem satu pintu atau one gate system di Kampung Boncos, Palmerah, Jakarta Barat. Kebijakan ini disiapkan untuk mengawasi aktivitas pendatang sekaligus memutus stigma kawasan tersebut sebagai kampung narkoba.
Wakapolda Metro Jaya Irjen Adex Yudiswan mengatakan, sistem satu pintu memungkinkan petugas memantau orang-orang dari luar yang masuk ke wilayah tersebut. Pendatang yang dinilai tidak memiliki tujuan jelas bahkan akan menjalani tes urine.
“Orang luar yang datang ke sini tanpa tujuan jelas, akan kita tes urine. Tujuannya agar orang luar tidak berani lagi datang ke sini untuk mencari narkoba,” kata Adex kepada wartawan, Rabu (4/11/2026).
Meski begitu, penerapan sistem tersebut tidak bisa dilakukan sepihak. Adex menegaskan, rencana itu harus mendapat persetujuan dari warga setempat.
“Penerapan one gate system ini tentu butuh persetujuan dan legitimasi dari warga setempat. Kalau warga tidak setuju, kita tidak bisa memaksakan,” ujarnya.
Karena itu, Polda Metro Jaya akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat untuk merancang penataan lingkungan Kampung Boncos.
Menurut Adex, Kampung Boncos selama ini telanjur identik dengan peredaran narkotika. Bahkan, barang haram tersebut disebut mudah ditemukan di kawasan itu.
Kondisi tersebut dikhawatirkan membuat stigma kampung narkoba tetap melekat meski peredaran narkotika berhasil diberantas. Akibatnya, orang dari luar kawasan masih berpotensi datang untuk mencari narkoba.
Adex juga mengkhawatirkan tingginya permintaan dari pendatang justru mendorong warga yang sebelumnya tidak terlibat dalam peredaran narkoba untuk ikut berjualan.
“Bisa saja warga yang awalnya tidak jualan akhirnya tergugah untuk berjualan,” tandasnya.