NTB.Suara.com - Borneo FC belum mengubur harapannya untuk tetap bersaing dengan tim-tim papan atas seperti Persib Bandung, PSM hingga Persija Jakarta.
Performa Borneo FC sempat menanjak di awal kompetisi, namun makin kesini tenaga skuat Pesut Etam mulai menurun.
Kini untuk mengembalikan performa tim dan agar bisa bersaing di papan atas bersama Persib Bandung, Persija Jakarta serta PSM, kini manajemen Borneo FC mendatangkan pelatih baru untuk menukangi penggawa dalam sisa kompetisi Liga 1 2022/2023.
Kali ini manajemen mendatangkan eks pelatih FC Groningen (Belanda) yakni Pieter Huistra.
Dengan berbagai pengalamannya termasuk bersama klub asal Uzbekistan, Pakhtakor dan mendapat juara serta bermain di Liga Champions Asia, diharapkan Pieter Huistra bisa membawa Borneo FC bangkit.
"Dengan mengucap Bismillah, kita daratkan Pieter Huistra di Kota Tepian untuk mengangkat performa tim," ucap presiden klub Borneo FC, Nabil Husien Said Amin dari laman klub dikutip pada Rabu (21/2).
Pengalaman dan pengetahuan Huistra akan sepak bola Indonesia diharapkan mampu mempermudah proses adaptasi dia bersama Borneo FC.
"Dia cukup paham dengan sepak bola Indonesia, semoga dia sukses bersama klub ini. Sekali lagi selamat bergabung," ungkapnya.
Pieter Huistra pernah melatih banyak klub termasuk Timnas Indonesia seta asisten pelatih Timnas Belanda U-17.***
Baca Juga: Shin Tae-yong Dukung Penuh Erick Thohir Tumpas Mafia Sepak Bola Indonesia
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
Terkini
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Kenduri Kurban di Pidie Jaya, Tradisi yang Sembuhkan Duka Penyintas Banjir
-
Cushion Sudah Mahal tapi Tetap Abu-Abu? Mungkin Undertone Anda Salah
-
7 Sepatu Lari Daily Trainer Paling Awet: Tetap Nyaman Meski Sudah Menempuh Ribuan Kilometer
-
Catat! Laga Timnas Putri Indonesia vs Singapura Digelar Tanpa Penonton di Arcamanik
-
Dulu Rusak Akibat PETI, Sungai di Tebo Kini Jadi Tempat Anak Muda Menanam Kehidupan
-
Bandung Terancam Jadi Lautan Sampah Pasca Libur Panjang
-
Teddy ke Dino Patti Djalal: Jangan Kaburkan Fakta Hasil Lawatan Prabowo
-
Peringati Hari Lahir Pancasila, Bupati Bogor: Persatuan Adalah Benteng Terakhir Bangsa
-
Teddy: Lawatan Luar Negeri Prabowo untuk Bangun Kedekatan dengan Pemimpin Dunia